Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution mendorong Koperasi Mitra Manindo (KMM) memanfaatkan pasar digital melalui marketplace sebagai upaya memperluas jangkauan usaha dan meningkatkan daya saing di era modern.
Hal itu disampaikan Saipullah saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-17 KMM di Aula Ladangsari, Desa Gunungtua Panggorengan, Kecamatan Panyabungan, Sabtu (14/2).
“Pemanfaatan marketplace dan platform digital dapat memperluas jangkauan bisnis sekaligus meningkatkan daya saing koperasi di era modern,” ujar Saipullah.
Ia menegaskan, transformasi dan inovasi menjadi kunci agar koperasi mampu bertahan di tengah dinamika ekonomi yang pasang surut. Menurut dia, inovasi merupakan kreativitas yang diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Dengan inovasi, Mitra Manindo harus bergerak ke depan, menciptakan bisnis-bisnis baru dan sistem pertanggungjawaban yang lebih maju,” katanya.
Saipullah juga mengapresiasi ketangguhan KMM yang mampu bertahan dan berkembang hingga memiliki aset signifikan. Ia berharap forum RAT sebagai pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi dapat dimanfaatkan anggota untuk memberikan kritik dan masukan konstruktif kepada pengurus.
“RAT adalah forum tertinggi. Di situlah anggota bisa mengkritisi dan memberi masukan agar koperasi ini semakin baik dan semakin maju,” ujarnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal berkomitmen mendukung penguatan koperasi sebagai bagian dari pembangunan ekonomi kerakyatan di daerah tersebut.
Sementara itu, Ketua Pengurus KMM Khoirun Saleh menyampaikan koperasi yang telah berdiri selama 17 tahun itu terus menunjukkan perkembangan positif.
Ia mengakui pada awal berdiri koperasi menghadapi berbagai keterbatasan, terutama dari sisi permodalan. Namun, berkat dukungan para pendiri dan anggota, KMM mampu bertahan dan berkembang pesat.
“Alhamdulillah, sekarang aset KMM sudah di atas Rp10 miliar. Dengan capaian itu, koperasi ini wajib diaudit oleh akuntan publik. Artinya, tidak boleh lagi main-main dalam pengelolaan. Semua harus transparan dan sesuai aturan,” kata Saleh.
Menurut dia, pengembangan usaha dilakukan secara bertahap dan terukur dengan tetap mematuhi regulasi yang berlaku. Dukungan pemerintah daerah juga menjadi motivasi untuk terus memperkuat peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian masyarakat Madina.
“Kami optimistis, dengan tata kelola yang baik dan diaudit secara profesional, koperasi ini akan terus berkembang dan memberi manfaat lebih luas bagi anggota dan masyarakat,” katanya.
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2026