Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara menyatakan 15.864 wisatawan asing mengunjungi Sumut pada September 2023 atau turun 24,24 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

"Dan secara 'year on year', jumlah tersebut naik 169,11 persen," ujar Statistisi Utama BPS Sumatera Utara Misfaruddin dalam konferensi pers daring yang diikuti di Medan, Rabu.

Dari jumlah tersebut, wisatawan asal Malaysia masih mendominasi turis asing yang datang ke Indonesia pada September 2023.

Di bulan tersebut, ada 7.406 wisatawan Malaysia yang melancong ke Sumut. Jumlah tertinggi kedua adalah turis dari Singapura yakni 940 orang, disusul tiga terbanyak lainnya yaitu Jerman 663 orang, Belanda 638 orang serta China 444 orang.

Mayoritas dari para turis luar negeri di Sumut atau 15.783 orang masuk melalui Bandar Udara Internasional Kualanamu sepanjang September 2023.

Sisanya yakni 81 orang datang dari Pelabuhan Teluk Nibung Tanjung Balai.
Total pada periode Januari-September 2023 ada 149.232 wisatawan asing yang datang ke Sumatera Utara.

Penurunan jumlah turis asing ke Sumut berbanding lurus dengan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang yang juga berkurang pada September 2023.

TPK hotel berbintang pada September 2023 turun 0,47 poin dibandingkan Agustus 2023, dengan TPK tertinggi ada di hotel bintang empat (60,91 persen).

Namun, untuk TPK hotel nonbintang pada September naik 0,25 poin menjadi 25,51 persen dilihat dari bulan sebelumnya.

Durasi rata-rata menginap tamu asing di hotel berbintang juga menurun dari 1,60 hari pada Agustus 2023 menjadi 1,38 hari pada September 2023.

Sementara untuk tamu Indonesia, rata-rata lamanya mereka menginap di hotel berbintang turun pada September 2023, dari 1,49 hari pada bulan Agustus 2023 menjadi 1,48 hari.

 

Pewarta: Michael Siahaan

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2023