Inilah yang perlu diketahui terkait virus corona saat ini:

Selandia Baru laporkan kematian pertama yang berbungan dengan vaksin Pfizer

Selandia Baru pada Senin melaporkan apa yang disebut otoritas sebagai kematian pertama yang tercatat, yang berhubungan dengan vaksin COVID-19 Pfizer. Informasi tersebut dirilis oleh kementerian kesehatan, yang kemudian disusul oleh peninjauan oleh dewan pemantau independen untuk keamanan vaksin COVID-19 terkait kematian seorang perempuan usai menerima vaksin tersebut. Pernyataan dari Kementerian tidak mencantumkan usia perempuan tersebut.

Dewan menganggap bahwa kematian wanita itu disebabkan oleh miokarditis, yang dikenal sebagai efek samping langka dari vaksin Pfizer COVID-19, menurut pernyataan itu. Miokarditis adalah peradangan pada otot jantung yang dapat membatasi kemampuan organ untuk memompa darah dan dapat menyebabkan perubahan ritme detak jantung.

Baca juga: 34,8 juta orang sudah terima dua dosis vaksin COVID-19

Australia, yang sudah lelah, berencana longgarkan pembatasan saat angka kematian capai 1.000

Kematian COVID-19 Australia menembus angka 1.000, jumlah yang menyedihkan namun cukup rendah dalam standar global. 

Negara itu telah menggunakan kebijakan penguncian yang ketat dan kini mungkin menghadapi tantangan kebijakan kesehatan terbesar di masa pandemi --bagaimana dapat kembali membuka berbagai kegiatan.

Australia berencana untuk mulai melonggarkan pembatasan saat vaksinasi penuh telah dilakukan pada 70 persen penduduk yang berusia 16 tahun ke atas, diperkirakan pada akhir tahun.

Setelah vaksinasi mencapai 80 persen, perjalanan internasional akan dibuka secara bertahap, menurut rencana yang dirancang Doherty Institute, lembaga di Melbourne yang didukung oleh pemerintah.

Pelajaran bagi Australia adalah penggunaan masker harus tetap dilakukan seiring dengan pelonggaran pembatasan, dan bahwa ruang-ruang kelas harus memiliki ventilasi yang lebih baik untuk melindungi murid-murid dari virus yang dapat ditularkan melalui udara, kata epidemiolog Raina McIntyre.

Jepang sebut perlu perlu lebih banyak data terkait penggunaan vaksin campur

Juru bicara senior pemerintah Jepang, Katsunobu Kato, pada Senin mengatakan bahwa tak terdapat cukup data untuk secara aktif mempromosikan penggunaan merek vaksin COVID-19 yang dicampur, dan bahwa informasi lebih lanjut dibutuhkan sebelum keputusan terkait hal tersebut dapat diambil.

Komentar tersebut datang usai Taro Kono, menteri yang bertanggung jawab atas program vaksinasi, mengatakan pada Minggu (29/8) bahwa Jepang tengah melihat kemungkinan untuk mencampur penggunaan vaksin AstraZeneca dengan vaksin-vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh para produsen lain untuk mempercepat vaksinasi.

Anthony Fauci dukung mandat vaksin untuk anak-anak sekolah AS

Dr Anthony Fauci, yang merupakan ahli terkemuka Amerika Serikat tentang penyakit, mengatakan pada Minggu dirinya mendukung mandat vaksin bagi anak-anak yang bersekolah, di tengah kemunculan varian COVID-19 Delta yang mendorong lonjakan kasus di negara tersebut.

Saat ini, anak-anak di bawah usia 12 tahun belum memenuhi syarat untuk menerima vaksin COVID-19. Namun Fauci, dalam wawancara terpisah dengan program “This Week” ABC, mengatakan bahwa data yang cukup diperkirakan akan didapat pada awal Oktober agar Badan Pengawas Makanan dan Obat-Obatan AS dapat mempertimbangkan apakah suntikan itu aman bagi anak-anak di bawah usia tersebut.

Thailand akan izinkan penerbangan domestik di area-area berisiko COVID

Thailand mulai 1 September akan mengizinkan sejumlah penerbangan domestik rute Bangkok ke daerah-daerah lain yang berisiko tinggi COVID-19, kata otoritas penerbangan negara tersebut pada Minggu.

Langkah itu diambil untuk membantu mendongkrak aktivitas ekonomi.

Penerbangan lokal dapat terbang dengan kapasitas mencapai 75 persen dan penumpang harus mengikuti persyaratan perjalanan di tempat-tempat tujuan, termasuk memberikan bukti vaksinasi dan hasil tes COVID1-9, kata Otoritas Penerbangan Sipil Thailand dalam pernyataan.

Pengumuman tersebut menyusul pelonggaran upaya pembatasan ketat mulai September di 29 provinsi yang dianggap berisiko tinggi, termasuk membolehkan pembukaan pusat perbelanjaan, saat pemerintah berupaya untuk menghidupkan kembali ekonomi yang terdampak oleh pandemi.

Sumber: Reuters

Pewarta: Aria Cindyara

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2021