Pemerintah Kota (Pemkot) Medan mengaku secara garis besar mengikuti skema, dan langkah pemerintah pusat terkait upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN) akibat masih mewabahnya pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Tanah Air, termasuk Kota Medan.

"Kita akan membuka ruang bagi sektor, dan sub sektor ekonomi apa saja yang perlu untuk diaktifkan dan digali, sehingga upaya PEN dapat segera terealisasi. Namun, upaya itu dilakukan dengan tetap memperhatikan efek dan dampak kesehatan masyarakat. Artinya, pengendalian angka COVID-19 juga sejalan untuk diperhatikan, sehingga tidak terjadi peningkatan dari langkah yang dilakukan," kata Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Medan, Arief Sudarto Trinugroho di Medan, Kamis.

Hal ini disampaikan Pjs Wali Kota usai menghadiri pertemuan tahunan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara 2020 mengusung tema "Bersinergi Membangun Optimisme Pemulihan Ekonomi", yang dihadiri Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, dan para pemangku kepentingan terkait.

Baca juga: Penyaluran kredit Pemulihan Ekonomi Nasional di Sumut Rp3,84 triliun

Pemkot Medan berharap melalui skema dan langkah pemerintah pusat, lanjutnya, maka sektor perekonomian dapat kembali bangkit dan pulih, seperti sediakala agar kehidupan masyarakat juga dapat berjalan semakin baik.

"Sektor jasa dan keuangan akan terus kita pacu dan gencarkan, sehingga perekonomian di Kota Medan membaik. Kita akan kejar pertumbuhan ekonomi sejak kuartal IV di 2020 ini. Namun, akan lebih dioptimalkan lagi di 2021," ungkap Arief.

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dalam kesempatan ini mengingatkan agar semua unsur pemangku kepentingan di provinsi tersebut untuk saling meningkatkan koordinasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing bidang dalam mewujudkan PEN di Sumatera Utara.

"Saya berharap kerjasama, komitmen, dan keterpaduan antar seluruh 'stakeholder' dalam mewujudkan PEN lebih ditingkatkan. Kita hilangkan ego sektoral. Sebab, tugas yang kita emban adalah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat," jelas Edy dihadapan Kepala Perwakilan BI Sumatera Utara, Wiwiek Sisto Widayat.

Pewarta: Muhammad Said

Editor : Akung


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020