Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan tengah mempersiapkan mahasiswanya untuk diterjunkan kedaerah perbatasan antara Negara Republik Indonesia - Malaysia.

"Tujuan menurunkan sebanyak 15 orang mahasiswa untuk mendampingi petani di 5 desa di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat," kata Direktur Polbangtan Medan Yuliana Kansrini di Medan, Selasa.

Baca juga: Tingkatkan mutu petani millenial dan tenaga kerja berkompeten, Polbangtan Medan update dokumen SPMI

Menurut dia, kegiatan pengiriman mahasiswa pada Maret 2020 mendatang, sudah kali yang ke 5 dilakukan Polbangtan Medan. Desa tujuan yakni Desa Entikong, Desa Semanget, Desa Nekan, Desa Pala Pasang, dan Desa Suruh Tembawang.

"Kegiatan ini juga dalam rangka peningkatan SDM Pertanian bagi mahasiswa Polbangtan Medan, terselenggara tidak lepas partisipasi Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian milik Kementan," jelasnya.

Baca juga: Polbangtan Medan kedatangan Menteri Pertanian

Sesuai koordinasi BPP Entikong, ke 15 mahasiswa Polbangtan ini akan mendampingi petani dalam pengembangan pertanian.

"Semua mashsiswa yang akan dikirim ke Entikong, mereka dibekali lebih dahulu dengan bimbingan teknis selama 10 hari di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumut, oleh pakar padi gogo, kacang tanah, lada, dan terong asam," katanya.

Baca juga: Selain penyuluh, Polbangtan Medan cetak calon entrefreneur muda bebas narkoba

Selain persiapan pembekalan dalam bentuk ilmu pengetahuan dan teknologi,  mahasiswa juga dipersiapkan dari segi fisik. Mengingat daerah perbatasan Entikong yang cukup luas dan infrastrukturnya masih kurang bagus.

"Sehingga untuk mencapai daerah-daerah pertanian, dibutuhkan fisik kuat dan sehat.  Ini juga menjadi perhatian, untuk itu mahasiswa Polbangtan disiapkan fisik dan kesehatannya," katanya.

Kegoatan ini juga kata dia, tidak lepas dari Program Strategis Nasional dan Proyek strategis Nasional Presiden Joko Widodo di Kalimantan Barat untuk membangun dan memperhatiakan kawasan perbatasan.

"Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo juga melalui programnya Kostratani meminta peran dan konstribusi perguruan tinggi termasuk Polbangtan Medan salah satunya untuk ikut terlibat dalam pembangunan pertanian di daerah-daerah perbatasan Indonesia," sebutnya.

Sebab menurut Syahrul Yasin Limpo pembangunan sektor pertanian adalah salah satu sektor yang menjadi usaha untuk meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

Pewarta: Kodir Pohan

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020