Jamaah calon haji (JCH) Tapanuli Selatan mendapat "uncang-uncang" berupa kantungan kecil berbahan kain di jahit dari DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) setempat.

Dibagikan saat acara pelepasan rombongan JCH yang akan berangkat ke Tanah Suci Mekkah oleh Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu, Sabtu (3/8) malam dari halaman Masjid Raya Sri Alam Dunia, Sipirok.

Kepada ANTARA Pembina DPD PKRMI Tapanuli Selatan Dolli Putera Parlindungan Pasaribu mengatakan, "uncang-uncang" wadah memudahkan jamaah menyimpan bebatuan kecil yang dikumpulkan dari hamparan Muzdalifah untuk kegiatan lempar (lontar) jumrah di Mina dekat Kota Mekkah bagi setiap calon haji.

Ide muncul saat setiap musim haji tiba sejumlah jamaah mencari menggunakan botol air mineral untuk wadahnya. Sebagaimana pengalaman yang dialami Ketua BKPRMI Tapanuli Selatan ustadz Muhammad Asroi Hasibuan tahun lalu. 

"Mudah-mudahan 'uncang-uncang' ini bermanfaat untuk memudahkan para jamaah melontar jumrah,"katanya sembari ini merupakan bentuk amal ibadah walau nilainya kecil.

DPD BKPRMI juga tak lupa mendoakan agar seluruh JCH Tapanuli Selatan diberi Allah SWT kesehatan dan keselamatan selama perjalanan hingga sekembalinya dari tanah suci Mekkah. 

"Mudah-mudahan seluruhnya menjadi haji/hajjah yang mabrur dan mabrurah," ucap Dolli.

Tercatat jamaah calon haji Tapanuli Selatan sebanyak 211 orang (dua diantaranya dikabarkan gagal berangkat akibat faktor kesehatan) bergabung pada Kloter 22 dengan JCH Kota Medan Dhuyufurrahman (122 orang), dan perorangan (5 orang).

Baca juga: Pesan bupati kepada JCH Tapanuli Selatan: Jaga kesehatan

Baca juga: Kemenag pastikan dua CJH Tapsel batal berangkat

Pewarta: Kodir Pohan

Editor : Akung


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2019