Medan, 22/6 (Antara) - Balai Pelayanan Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Sumatera Utara sulit mendatangi TKI yang mudik karena enggan melapor ke pos yang telah disiapkan.

Kepala Balai Pelayanan Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Sumut Suyoto kepada Antara di Medan, Kamis, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan posko di bagian terminal kedatangan Bandara Kualanamu.

Keberadaan posko tersebut telah disosialisasikan kepada seluruh TKI, terutama ketika akan diberangkatkan melalui Bandara Kualanamu.

"Waktu mau berangkat, mereka sudah mengerti," katanya.

Pihaknya tidak mengetahui secara pasti alasan para TKI tersebut enggan memberitahukan kedatangannya kembali setelah mendaarat di Bandara Kualanamu.

Padahal pelaporan tersebut sangat penting untuk mengetahui TKI yang telah kembali atau memberitahukan kepada anggota keluarga yang mungkin menanyakan kedatangan nomor penerbangan tertentu.

"Inilah yang kami belum tahu alasannya, padahal hanya mendata saja," kata Suyoto.

Disebabkan enggannya melapor ketika sudah mendarat di Bandara Kualanamu, BP3TKI Sumut menilai kepulangan TKI dalam merayakan Lebaran belum mengalami lonjakan secara signifikan.

Meski demikian, masih ada 11 TKI yang memberitahukan kepulangan kembali ke Tanah Air sejak 18 Juni di posko BP3TKI di Bandara Kualanamu.

Pihaknya mencatat, satu TKI kembali karena habis kontrak, delapan orang menjalani masa cuti, dan dua lagi karena bermasalah disebabkan berangkat diluar prosedur. 

Pewarta: Irwan Arfa

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2017