Binjai, Sumut, 5/7 (Antara) - Sebanyak 11.094 warga Kota Binjai, Sumatera Utara, telah menerima bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) yang disalurkan melalui kantor pos setempat.
Kepala Kantor Pos Binjai Jamiluddin di Binjai, Jum'at, menjelaskan bahwa sebelum pembagian dilakukan, kantornya sudah memberikan Kartu Perlidungan Sosial yang disampaikan melalui kelurahan dan lingkungan dimana warga penerima bermukim.
Sementara itu pencairan dana BLSM akan terus dilakukan hingga Desember 2013 sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dimana pencairan untuk setiap penerima sebesar Rp 300.000.
Kantor Pos Binjai tampak masih terus dipenuhi dengan antrean masyarakat yang berebutan untuk mencairkan dana tersebut.
Malahan ada warga yang terlihat tarik menarik untuk memperebutkan kartu antrean, padahal pihak kantor pos setempat telah mempersiapkan 700 kartu bagi masyarakat yang antre setiap hari.
Aksi rebutan mereda setelah petugas kepolisian mendatangi warga dan menenangkannya sehingga ratusan warga yang antre bisa masuk satu persatu ke dalam kantor pos setempat.
"Kita sudah bagikan kartu antrean per kecamatan, namun masyarakat tidak memenuhi aturan yang sudah kita tetapkan itu," kata Jamiluddin.
Warga yang datang sangat banyak, sehingga kartu antrean habis, dan terpaksa dibuat aturan untuk secera bergiliran per kecamatan untuk segera mencairkan dana BLSM ini.
"Mudah-mudahan cara ini akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat sehingga tidak terjadi desak-desakan untuk mencairkan dana tersebut," katanya.(KR-IFZ)
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2013
Kepala Kantor Pos Binjai Jamiluddin di Binjai, Jum'at, menjelaskan bahwa sebelum pembagian dilakukan, kantornya sudah memberikan Kartu Perlidungan Sosial yang disampaikan melalui kelurahan dan lingkungan dimana warga penerima bermukim.
Sementara itu pencairan dana BLSM akan terus dilakukan hingga Desember 2013 sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dimana pencairan untuk setiap penerima sebesar Rp 300.000.
Kantor Pos Binjai tampak masih terus dipenuhi dengan antrean masyarakat yang berebutan untuk mencairkan dana tersebut.
Malahan ada warga yang terlihat tarik menarik untuk memperebutkan kartu antrean, padahal pihak kantor pos setempat telah mempersiapkan 700 kartu bagi masyarakat yang antre setiap hari.
Aksi rebutan mereda setelah petugas kepolisian mendatangi warga dan menenangkannya sehingga ratusan warga yang antre bisa masuk satu persatu ke dalam kantor pos setempat.
"Kita sudah bagikan kartu antrean per kecamatan, namun masyarakat tidak memenuhi aturan yang sudah kita tetapkan itu," kata Jamiluddin.
Warga yang datang sangat banyak, sehingga kartu antrean habis, dan terpaksa dibuat aturan untuk secera bergiliran per kecamatan untuk segera mencairkan dana BLSM ini.
"Mudah-mudahan cara ini akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat sehingga tidak terjadi desak-desakan untuk mencairkan dana tersebut," katanya.(KR-IFZ)
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2013