Simalungun, Sumut, 26/1 (antarasumut)- Masyarakat di Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun memiliki tempat pembuangan akhir (TPA) sampah yang lebih baik dan jauh dari permukiman serta jalan umum Tigarunggu-Saribudolok.

Pergeseran TPA sampah yang semula berada di pinggiran jalan lintas di sekitaran Harangan Gotting Nagori Bunga Sampang itu menyusul instruksi Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM yang meninjau keberadaan daerah ini beberapa waktu lalu.

Untuk sarana jalan ke lokasi TPA, Kadis PU Bina Marga Ir Topot Saragih MH mengkalkulasikan kebutuhan dana mencapai Rp50 juta untuk ukuran jalan 3,5 x 300 meter yang berasal dari hibah kepala daerah an swakelola masyarakat.

“TPA ini harus segera kita pindahkan, sehingga tidak ada lagi TPA dipinggir jalan. Untuk itu kepada pangulu segera mengajukan proposal untuk pengambilan dana tersebut sehingga lokasii TPA yang baru ini segera dikerjakan,” tandas Bupati.

Selain itu Bupati yang prihatin dengan jalan provinsi tanpa penerangan lampu dan tanpa tembok pengaman, juga memerintahkan dan memberi uang Rp8,5 juta kepada staf Ranting PLN Sidamanik wilayah Kecamatan Purba untuk pemasangan lampu penerang di sekitar jalan itu bekerjasama dengan Dinas Tamben (Pertambangan dan Energi) Simalungun.

Masyarakat Nagori Bunga Sampang menyampaikan apresiasi atas kepedulian Bupati terhadap TPA sampah yang selama ini merusak keindahan dan kenyamanan desa serta menimbulkan bau tidak sedap.

“Ya…selama ini kami tahan-tahan lah bau itu, dan kami pun buang sampah ke situ karena tidak ada tempat lain. Kalau lebih ke dalam kan lebih bagus, tapi itulah bikin jalan dulu, soalnya kalau tidak ada jalan yang bagus kan kami malas ke sana,” ujar Bikson Sinaga diiyakan Benhur Tarigan dan sejumlah ibu-ibu, Sabtu siang.

Begitu pula penerangan jalan yang memang sudah lama didambakan masyarakat. Khususnya pada malam hari, lantaran jalan lintas provinsi ini rawan kecelakaan. “Kalau terang kan, kita bisa nampak kondisi jalan,” terang Benhur Tarigan. (Waristo)


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026