Medan (ANTARA) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menyebut pendidikan menjadi elemen penting yang harus menjadi hak dasar bagi seluruh masyarakat guna mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas.
"Tidak boleh lagi ada anak yang putus sekolah.Pendidikan adalah hal yang sangat esensial, fondasi paling dasar bagi bangsa kita," ujar Rico Waas saat memimpin Peringatan Hari Pendidikan Nasional Kota Medan di Medan, Sabtu.
Menurut dia, setiap warga negara harus mendapatkan pendidikan yang layak, merata tidak mengenal perbedaan antar satu sama lain.
Ia mengatakan pendidikan menjadi hak asasi mendasar, fondasi kemajuan bangsa serta menjadi upaya utama meningkatkan kualitas hidup.
"Bahkan, saudara-saudara kita yang berkebutuhan khusus pun harus mendapatkan hak yang sama," kata dia.
Oleh karena itu, Rico Waas mengatakan Hari Pendidikan Nasional menjadi momentum pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang inklusif dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Ia menegaskan, pemerintah yang dipimpinnya berkomitmen menjadikan pendidikan sebagai hak dasar yang harus diperoleh masyarakat Kota Medan.
"Tidak ada lagi dinding pembatas bagi anak-anak Medan meraih prestasi. Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan yang inklusif dan merata," sebut dia.
Rico Waas dalam kesempatan itu juga menekankan pentingnya para siswa, guru untuk menerapkan metode deep learning dalam proses pembelajaran sesuai amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menegah Republik Indonesia.
Menurut dia, metode tersebut merupakan sebuah terobosan bagi siswa untuk memiliki pemahaman yang lebih mendalam yang tidak sekedar menghafal.
"Kami meyakini anak-anak Kota Medan memiliki potensi. Tinggal bagaimana kita benar-benar secara menyeluruh bisa memfokuskan bagaimana anak-anak bisa berkembang lebih luas lagi, dari pola pikir yang semakin terbuka di dunia yang serba digital," ujarnya.
Pewarta: Anggi Luthfi PanggabeanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026