Medan (ANTARA) - Panitia Pelaksana Pekan Olahraga Wartawan Sumatera Utara (PORWASU) 2026 Piala Gubernur Sumut Bobby Nasution menegakkan aturan setiap cabang olahraga (cabor).

Ketua Panitia Pelaksana PORWASU 2026 Zainul Abdi Nasution menegaskan, telah melakukan semua peraturan berdasarkan mekanisme yang berlaku.

"Kalau kita dianggap tidak netral dan tidak tegas, itu hanya perspektif satu pihak. Itu biasa dalam even pertandingan apapun. Tapi ingin kita sampaikan, kita panitia sudah sangat tegas menegakkan aturan dan menjalankan sesuai mekanisme yang berlaku," ucap Zainul di Medan, Sabtu (11/4).

Untuk cabor sepakbola, lanjut dia, sempat terjadi insiden keributan kecil, namun pihaknya telah melakukan berbagai tahapan salah satunya skrining ketat.

Selain itu, panitia PORWASU 2026 juga telah melaksanakan technikal meeting dengan seluruh perwakilan tim pemain agar pertandingan berjalan dengan lancar. 

"Tapi kalau tiba-tiba di dalam perjalanannya diributi lagi, ini kan aneh. Apapun ceritanya, semua harus mengikuti aturan. Ada rule of the game yang kita buat, dan telah disepakati bersama oleh semua tim," tegas Zainul.

Selain sepakbola, terdapat cabor tenis meja, catur, dan domino atau dam batu yang dipertandingkan dalam ajang PORWASU tahun ini.

"Begitu juga olahraga lainnya, seperti tenis meja. Ada indikasi pemain muda, dan pemain pro saat screening langsung dicoret oleh kordinatornya," tegas dia.

Untuk itu, Zainul kembali menegaskan, kegiatan PORWASU 2026 merupakan ajang silaturahmi para wartawan se-Sumatera Utara.

"Mari sama-sama kita sukseskan serta jaga dan junjung tinggi sportifitas. Agar ke depan kita bisa buat even ini berkelanjutan dan dengan skala yang lebih meriah lagi," tutupnya

 



Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026