Medan (ANTARA) - Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) memperkirakan volume lalu lintas pada ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) meningkat 1.756.568 kendaraan atau naik 4,93 persen pada Lebaran 2026.
Senior General Manajer Jasamarga Nusantara Tollroad (JNT) Regional Division Tyas Pramoda Wardhani mengatakan volume lalu lintas masuk di ruas tol tersebut meningkat jika dibandingkan volume lalu lintas Lebaran 2025.
"Jika dibandingkan dengan realisasi volume lalu lintas Lebaran 2025 meningkat yang mencatat hanya 1.674.033 kendaraan," ujar Tyas di Medan, Kamis.
Sedangkan volume lalu lintas keluar dari tol tersebut pada periode yang sama, Ia mengatakan diperkirakan mencapai 1.738.646 kendaraan atau naik 0,41 persen.
Tyas mengatakan realisasi volume lalu lintas keluar di ruas Tol Belmera pada Lebaran sebelumnya mencapai 1.662.824 kendaraan.
"Prediksi arus mudik di tol tersebut pada 17 maret 2026," kata dia.
Dalam menyambut Lebaran 2026, ia menegaskan perusahaan telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan para pengguna jalan tol tersebut berjalan dengan aman dan nyaman.
Ia mengatakan perusahaan melakukan penambahan gardu tol operasi untuk mempercepat transaksi, menyediakan mobile reader serta melakukan penambahan titik top-up uang elektronik guna memudahkan pengguna jalan.
Lalu menyiagakan personel guna mengidentifikasi lokasi rawan keamanan dan ketertiban masyarakat, menyediakan posko dan menyiapkan fungsi 100 persen sarana Sisinfokom, khususnya keberfungsian Closed Circuit Television (CCTV) lajur dan antrian gerbang tol.
Jasa Marga mengimbau ke para pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan periode libur panjang pada perayaan hari besar keagamaan tersebut dengan baik.
Sebelum memasuki jalan tol, kata dia, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, tetap mematuhi protokol kesehatan, memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik serta mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan.
Pewarta: Anggi Luthfi PanggabeanEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026