Medan (ANTARA) - Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Bidang Kesehatan (Siskohatkes) dan Surveilans Epidemiologi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan meminta jamaah calon haji (Calhaj) asal Sumatera Utara (Sumut) untuk menjaga kesehatan menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.
"Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, kita minta jamaah jaga kondisi kesehatan," ujar Koordinator Siskohatkes dan Surveilans Epidemiologi PPIH Embarkasi Medan Zakirman di Medan, Senin.
Sebab, lanjut dia, Calhaj asal Sumatera Utara tahun ini sudah menunggu waktu yang cukup lama, yakni 12 hingga 13 tahun.
Zakirman yang juga menjabat Katimker Satu Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Medan mengaku pihaknya tidak ingin saat masuk asrama haji kondisi kesehatan jamaah menurun.
"Oleh karenanya, Calhaj harus menjaga kondisi agar selalu fit, karena ibadah haji merupakan ibadah yang memerlukan fisik dan mental yang prima," tutur dia.
Selain itu, Calhaj asal Sumatera Utara juga diminta melakukan pemeriksaan kesehatan saat sebelum memasuki asrama haji sebagai proses persiapan keberangkatan ke Tanah Suci.
Pemeriksaan ini bertujuan memastikan jamaah calon haji asal Sumatera Utara dalam kondisi sehat dan mampu menunaikan ibadah haji dengan lancar.
"Pemeriksaan ini untuk identifikasi risiko kesehatan, baik selama perjalanan maupun ibadah haji, dan memastikan setiap jamaah memenuhi persyaratan kesehatan yang ditetapkan," paparnya.
Pihaknya juga mengimbau agar jamaah calon haji melakukan vaksinasi meningitis setidaknya 10 hari sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Vaksin ini merupakan salah satu persyaratan wajib yang dipenuhi setiap calon haji Indonesia untuk dapat melakukan ibadah haji.
"Vaksin meningitis bermanfaat untuk melindungi calon haji agar tidak tertular penyakit dan mencegah risiko tinggi penyebaran berbagai penyakit," katanya.
Selama 41 hari jamaah Indonesia di Tanah Suci berkumpul dengan jamaah calon haji dari berbagai negara, baik di Makkah maupun Madinah.
Data PPIH Embarkasi Medan menyebut 8.422 calon haji reguler asal Sumatera Utara tergabung dalam 24 kloter akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 2 hingga 30 Mei 2025.
Hingga pemberangkatan Kloter 9 Embarkasi Medan, Ahad (11/5), tercatat 3.227 orang atau 38, 32 persen calon haji asal Sumatera Utara telah berada di Tanah Suci.
"Berkumpul di lokasi yang sangat padat dan menimbulkan risiko tinggi penyebaran berbagai penyakit," kata Zakirman.
Pewarta: Muhammad SaidEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026