"Ada dua hal yang sangat penting untuk menghindari masalah kesehatan ketika berlari dalam cuaca panas, yaitu hidrasi tubuh dan memenuhi kebutuhan mineral," ujar dr. Antonius dalam rilis pers yang diterima, Kamis.
Menurut dia, terkadang para pelari hanya fokus pada terpenuhinya cairan tubuh. Padahal, kata dia, mineral yang cukup juga penting untuk menjaga performa.
Mineral yang cukup juga berperan dalam membantu mengatur suhu tubuh pelari agar tetap stabil dalam kondisi cuaca panas.
Selain itu, mineral yang terkandung dalam air mineral juga sekaligus berfungsi menyalurkan oksigen ke berbagai jaringan tubuh. Apabila transfer oksigen terhambat, pelari akan mengalami pusing saat mengalami dehidrasi dan kepanasan.
Pewarta: Fathur RochmanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.