Sehingga pengerjaan fisik revitalisasi stadion yang dilakukan nantinya melibatkan tenaga ahli cagar budaya untuk mendesain, sehingga nilai-nilai cagar budaya Stadion Teladan tidak hilang.

"Salah satu contohnya, menara di Stadion Teladan tetap ada dan bangunan lama di bagian depan semaksimal mungkin dipertahankan. Kita menggunakan desain moderen dikombinasikan bangunan lama," jelasnya.

Pihaknya juga mengatakan perencanaan revitalisasi Stadion Teladan telah memenuhi standar FIFA dan AFC, karenanya stadion ini bisa menggelar pertandingan standar FIFA, terkecuali pertandingan partai final.