Dalam program itu, mahasiswa diberikan penginapan gratis dan bantuan biaya transportasi, bahkan makan gratis selama belajar.
"Usai belajar di kampus, mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman magang dengan dunia industri perhotelan selama dua tahun," katanya.
Bahkan mahasiswa tersebut juga berpeluang untuk bisa terus bekerja di hotel yang memiliki jaringan di negara lain.
Dalam MoU yang berlaku selama lima tahun itu juga mencakup pertukaran mahasiswa dari Indonesia ke Malaysia, dan sebaliknya.
Kemudian pertukaran informasi, pengetahuan dan materi pendidikan. Promosi program pendidikan, sponsor akademik, serta kegiatan peningkatan akademik lainnya.
Mohammad Anas menjelaskan, setelah dengan Politeknik Pariwisata Medan, IIC juga akan menjajaki kerja sama dengan beberapa politeknik lain di Indonesia.
"Tujuan utama MoU yang ditandatangani adalah untuk mewujudkan hubungan akademik antara kedua institusi," katanya.
Wakil Direktur I Bidang Akademik Poltekpar Medan Dr Femmy Indriany Dalimunthe menyebutkan, pihaknya sudah punya kerja sama dengan beberapa hotel di Malaysia.
