"Dinas Pemuda dan Olahraga terus intens membangun dan merenovasi sejumlah arena yang akan digunakan di PON dan semuanya membutuhkan anggaran yang cukup besar," kata Jonius di Medan, Senin.
Politisi Perindo tersebut mengakui sampai saat ini pembangunan sarana dan prasarana penunjang PON masih terbilang minim, bahkan belum mencapai 50 persen. Namun, kata dia, semua kerja keras tersebut membutuh proses yang berkaitan dengan anggaran yang cukup besar.
"Khususnya insan pers bantu kami untuk mengawasi semuanya melalui pemberitaan. Karena jika ada berita, tentunya ada koreksi sehingga ini sangat membantu kerja-kerja kami yang padat," ucapnya.
PON di Sumut, sebut Jonius adalah kepentingan bersama seluruh masyarakat Sumut dan bukan sebatas kepentingan pribadi gubernur apalagi kepentingan politik.
"Jadi semua warga Sumut termasuk pers saya harap ikut mendorong kesiapan yang masih terbilang minim ini, karena jika PON tidak sukses maka kita ikut malu," ucapnya.
Pewarta: JuraidiEditor : Riza Mulyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.