"Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas condong ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 7 mm dan durasi 13 menit 3 detik," ujar Natanail saat dihubungi dari Medan, Selasa.
Baca juga: Gunung Sinabung Karo kembali luncurkan awan panas 2.500 meter
Ia menyebutkan saat ini gunung Sinabung berada pada status Level III (Siaga) dengan rekomendasi warga maupun petani agar tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi dalam radius 3 km dari Puncak Gunung Sinabung.
Selanjutnya, radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur dan 4 km untuk sektor timur-utara.
"Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila ke luar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik agar tidak roboh," ujarnya.
Natanail menambahkan masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.
Sebelumnya, Gunung Sinabung kembali erupsi Senin (2/11) sekitar pukul 07.57 WIB meluncurkan awan panas dengan jarak 2.500 meter ke arah timur-tenggara.
Pewarta: Munawar MandailingEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.