Medan (ANTARA) - Koperasi Simpan Pinjam (Nasari) Kantor Cabang Medan menyumbangkan alat pelindung diri (APD) ke tiga pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di Kota Medan dan Kabupaten Simalungun.

Daniel L Tinangon sebagai Pemimpin Wilayah Sumatera, didampingi April S Marbun sebagai Pemimpin Cabang Medan dan Lely J Panggabean Sebagai Pemimpin Cabang Siantar kepada para wartawan di Medan, Jumat, menyebutkan bantuan Nasari Medan dimaksudkan untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi penyebaran virus Korona atau Covid-19.

"Donasi APD dari Nasari disampaikan pada hari Kamis (14/5/2020). Adapun APD yang kami sumbangkan yakni 45 pasang baju hazmat dan 300 sarung tangan," kata Daniel L Tinangon.

Tiga Puskesmas yang menerima bantuan itu yakni Puskesmas Medan Sunggal, Puskesmas Medan Johor, serta Puskesmas Silau Malaha
di Kabupaten Simalungun.

 April S Marbun, Pemimpin Cabang KSP Nasari Kantor Cabang Medan, menambahkan, bantuan APD dan sarung tangan ini merupakan bentuk kepedulian KSP Nasari terhadap pencegahan penyebaran wabah Covid-19 di wilayah Medan dan sekitarnya.

"Kami ingin membantu pemerintah dalam menanggulangi Covid-19 dengan memberikan dukungan kepada tenaga medis yang membutuhkan APD dan sarung tangan, " kata April.

Dia berharap donasi APD dan sarung tangan ini bisa membantu tenaga medis di Medan agar tidak terpapar virus corona. 

"Semoga donasi ini bermanfaat bagi tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menangangi pasien Covid-19. Apalagi saat ini Medan termasuk zona merah penyebaran corona," kata April.

April menambahkan, selain memberikan bantuan APD dan sarung tangan, KSP Nasari Cabang Medan juga menyiapkan 1.000 paket makanan untuk berbuka puasa gratis yang dilaksanakan pada hari Jumat (15/5/2020). 

"Paket makanan itu berupa nasi kotak dan takjil (kolak) dan dibagikan kepada masyarakat di wilayah Medan secara gratis sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas," tutur April.

Terkait dengan pembatasan sosial yang saat ini tengah digalakkan di Medan dan sekitarnya, April mengaku kebijakan ini tidak berdampak terhadap pelayanan di KSP Nasari Cabang Medan.

"Pelayanan di KSP tetap berjalan normal selama masa pembatasan sosial di Medan. Namun kami menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah seperti mencuci tangan dengan hand sanitizer, mengukur suhu badan, memakai masker hingga menjaga jarak di kantor," jelasnya.

Aturan ini, lanjut April, berlaku buat karyawan dan anggota yang datang ke kantor KSP Nasari. 

"Kami memiliki 34 orang karyawan. Kami masuk kerja seperti biasa. Puji Tuhan, tidak ada karyawan yang dirumahkan atau diberhentikan karena efek Covid-19, " imbuhnya.

Selama masa pandemi  Covid-19 ini, pelayanan di KSP Nasari Cabang Medan berjalan normal dan lancar. Anggota masih banyak yang datang ke kantor untuk mengurus berbagai kebutuhan.

"Efek Covid-19 tidak terlalu besar buat kami karena 90% anggota kami pensiunan PNS, TNI dan Polri. Angsuran kredit anggota langsung dipotong oleh PT. Pos Indonesia( Persero) dan bank yang bekerja sama dengan kami seperti BTPN, BRI dan Bank Daerah." papar April.
 

Pewarta: Evalisa Siregar
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026