Otoritas juga melaporkan satu lagi korban meninggal akibat COVID-19.
Korban merupakan salah satu peserta acara keagamaan, yang bertanggung jawab atas lebih dari sepertiga total kasus terkonfirmasi di negara tersebut, menambah total menjadi 77 kematian.
Malaysia mencatat jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 tertinggi di kawasan tersebut hingga Senin, ketika Filipina mengonfirmasi total kumulatif sebanyak 4.932 kasus.
Baca juga: Total kematian COVID-19 Iran mencapai 4.585
Baca juga: Korsel laporkan peningkatan pasien sembuh yang kembali positif corona
Untuk menghadapi wabah corona yang belum ditemukan vaksinnya itu, otoritas di Malaysia memutuskan karantina wilayah yang sebelumnya ditetapkan berakhir pada 15 April diperpanjang hingga 28 April mendatang.
Para pemimpin negeri itu termasuk perdana menterinya mengimbau warga Malaysia untuk tidak keluar rumah selama Ramadhan yang tiba sepuluh hari lagi. Bazar makanan yang menjadi tradisi warga di sana selama Ramadhan diinstruksikan tak diselenggarakan.
Warga juga diminta shalat tarawih di rumah serta tidak melakukan perjalanan pulang kampung pada hari raya Idul Fitri.
Sumber: Reuters
Pewarta: Asri Mayang SariEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.