Humas PT Angkasa Pura (Persero), Wisnu Budi Setianto dihubungi, Kamis, mengatakan para penumpang itu berasal dari Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Sumatera, dan beberapa daerah lainnya.
Kedatangan mereka di Bandara Kualanamu untuk mudik dan merayakan Lebaran di kampung halaman masing-masing yang berada di daerah kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara.
"Hal itu, mereka lakukan dalam setiap tahun sekali pada momen penting Hari Raya Idul Fitri dan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman," ujar Budi.
Puncak kedatangan pemudik diperkirakan pada H-2 Idul Fitri.
Bandara Internasional Kualanamu juga mampu menampung 35 pergerakan pesawat per jam. Namun saat ini baru melayani 22 pergerakan per jam.
Baca juga: Bandara Kualanamu dirikan posko terpadu angkutan Lebaran
Pewarta: Munawar MandailingEditor : Riza Mulyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.