Pemantauan di lokasi, Rabu, kerusakan badan jalan menuju sekolah unggulan Tapanuli Selatan ini terlihat mulai dari titik pos sekuriti komplek sekolah, aspalnya mengelupas sehingga menyisahkan kerikil-kerikil tajam.
Kerikil yang berserakan menyebabkan pengguna ruas jalan tersebut harus lebih berhati-hati khususnya para anak sekolah yang berjalan kaki ataupun yang menggunakan kenderaan roda dua. Sebab kondisi jalan menanjak menurun.
Apabila kurang tidak berhati-hati sewaktu-waktu bisa mengancam keselamatan para pengguna jalan. Selain itu juga berdebu, dan tak jarang pejalan kaki harus menutup hidung bila kenderaan bermotor tengah melintas.
Selain anak-nak sekolah dan tenaga pengajar ruas jalan ini acapkali dikunjungi para tamu-tamu baik tamu dari pihak sekolah maupun tamu para siswa.
Salah satu pengunjung sekolah A.Pohan, Rabu, mengatakan, sudah selayaknya pemerintah memprioritaskan pembangunan badan jalan tersebut agar supaya lebih lancar dilalui. Apalagi jalan rusak ini sudah dua tahun seperti itu.
"Jangan tunggu sampai ada korban badan jalan rusak sepanjang lebih kurang 150 meter ini baru diperbaiki,"kata dia.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026