Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu P Hutagaol kepada wartawan menyebutkan sudah dievakuasi oroknya dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Sumatera Utara.
"Atas temuan itu, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mencari orangtua yang tega membuang orok bayi tersebut," kata Iptu P Hutagaol.
Penemuan orok bayi yang belum diketahui jenis kelaminnya itu, pertama kali diketahui oleh Kepala Lingkungan (Kepling) setempat CH Dudung.
Setelah melihat orok bayi yang teronggok di dalam parit, Kepling setempat lalu memberitahukan kepada petugas kepolisian.
Tak lama kemudian, personel Polsek Medan Area, lalu turun ke tempat kejadian perkara (TKP) lokasi melakukan penyelidikan.
Salah seorang warga bernama Roni (32) mengutuk orangtua yang membuang bayi yang tidak berdosa tersebut. "Pada bulan puasa ini, kok ada orangtua tega membuang bayi diduga dari hasil hubungan gelap," kata Roni.
(T.M034/C/S023/S023) 08-06-2018 23:04:50
Pewarta: Munawar MandailingEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.