Hasil pantauan tidak ditemukan kenaikan harga yang siginifikan. Harga bahan pangan dan komoditi lainnya masih relatif stabil. Demikian juga barang-barang kadaluarsa belum ditemukan
Tanjungbalai, (Antaranews Sumut) - Wali Kota Tanjungbalai H.Muhammad Syahrial melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional dan modern, untuk memantau langsung harga bahan pokok dan komoditas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah/2018, Rabu.
     
Dalam sidak ke pasar tradisionil Veteran dan Suprapto serta pasar modern Hypermart dan Agen Gas LPG bersubsidi itu, Wali Kota didampingi Kepala Balai POM Provinsi Sumatera Utara Yulius Sacramento Tarigan, Kadis Perdagangan dan Perindustrian (Dagper) Tanjungbalai Arman, Kabag Perekonomian Setdakot Tanjungbalai Darul Yana Siregar.
     
Wali Kota mengatakan inspeksi mendadak itu merupakan upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan barang cukup jelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal mendatang.
   
 “Hasil pantauan tidak ditemukan kenaikan harga yang siginifikan. Harga bahan pangan dan komoditi lainnya masih relatif stabil. Demikian juga barang-barang kadaluarsa belum ditemukan,” ujar Wali Kota.
     
Menurut Syahrial, walaupun harga masih stabil, Pemerintah Kota melalui instansi terkait (Disdagper) akan tetap melakukan monitoring untuk menekan lonjakan harga yang mungkin terjadi beberapa hari kedepan.
     
Kepala Balai POM Yulius Sacramento Tarigan mengakui, jika menemukan barang berbahaya pihaknya akan melakukan pembinaan jika ditemukan ada barang berbahaya, khususnya yang sering ditemukan pada makanan.
    
Menurut dia, ada 30 sample makanan yang sering ditemukan pada kue-kue yang dijual pedagang makanan pembuka puasa (Takjil). Akan tetapi, di Tanjungbalai sendiri belum ada ditemukan, namun tidak tertutup kemungkinan akan ada.
     
"Bagi pedagang, kenali barang dagangan, hindari atau cek barang yang dijual dengan harga yang lebih murah disaat Ramadhan yang biasanya akan lebih diminati. Dan hindari barang dagangan yang mengandung formalin, boraks dan barang pewarna berbahaya lainnya," imbau Yulius.
     
Kepala Disdagper Tanjungbalai Arman mengatakan, hasil sidak diketahui harga gula pasir Rp12.000 per kg, minyak goreng dalam kemasan Rp16.000 per kg, dan minyak goreng curah kuning Rp11.000 per kg dan tepung terigu Rp8.000 per kg.
     
Komoditas lainnya yaitu beras drngan harga bervariasi berkisar Rp9.500 hingga Rp11.000 per kg sesuai jenis dan kualitasnya, daging sapi Rp120.000 per kg, daging ayam potong Rp.25.000 per kg dan daging ayam kampung Rp52.000 per kg.
     
"Untuk menekan lonjakan harga menjelang hari raya Idul Fitri, kami akan terus melakukan monitoring ke pasar tradiosinil mau pun pasar modern," ujar Arman.

Pewarta: Yan Aswika
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026