Mereka, dibimbing para guru, mengumpulkan sampah daun kering dari ratusan pohon yang berserakan di komplek ruang publik tersebut untuk diangkut petugas kebersihan dari Pemerintah Kota ke tempat pembuangan akhir.
"Kegiatan ini bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan, dan menanamkan cinta kebersihan kepada anak didik," kata Kepala SMP Methodist Pematangsiantar, Edwin Teguh Nusantara.
Edwin mengatakan, pihaknya bercita-cita agar anak didik punya kepedulian dengan lingkungan sekitar, sehingga terdidik menjadi insan yang rajin bekerja.
Lapangan Merdeka, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Taman Bunga, menjadi sasaran pertama dari program aksi bersih yang direncanakan dilaksanakan secara rutin dan berkala, karena merupakan tempat umum.
Dia juga mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan tempat umum tersebut supaya lebih bersih, indah dan nyaman.
Tokoh pendidikan setempat, HM Natsir Armaya Siregar mengapresiasi kepedulian lingkungan dari SMP Methodist dan berharap menjadi tradisi untuk kedepannya.
"Kiranya menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain," kata mantan ketua Dewan Pendidikan Kota Pematangsiantar dua periode itu.
Dia juga mengimbau kepada pedagang sekitar lokasi dan pengunjung untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat. ***1***
Pewarta: WaristoEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.