Satu di antaranya, Taman Hewan Pematang Siantar, dengan jumlah kunjungan mencapai 3.500-an orang, belum terhitung Minggu.
"Tempat ini layak dikunjungi meski pun berkali-kali," kata Rasyid Mahardika (32), warga Keluarahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar.
Baca juga: THPS tambah koleksi Ular Phyton
Lokasi yang tidak jauh, ratusan hewan hunian, ratusan pepohonan, fasilitas yang memadai seperti tempat istirahat keluarga, kursi dudukan di sejumlah titik, kandang hewan yang semakin standar, permainan anak-anak, menjadi daya tarik bagi pengunjung.
Menurutnya, harga tiket masuk Rp25.000 per orang secara umum juga sebanding dengan yang didapatkan pengunjung, kenyamanan, keamanan dan wawasan penegtahuan bertambah.
"Waktunya tidak dibatasi, boleh seharian, jadi ini tempat yang bagus untuk kumpul keluarga, mengaso dan menikmati alam," katanya.
General Manager Taman Hewan Pematang Siantar, Khoiruddin menegaskan komitmen pimpinan dan manajemen untuk memberikan tempat hiburan sekaligus pendidikan terbaik kepada masyarakat.
Pembenahan fasilitas, seperti perbaikan kandang hewan, papan informasi tentang keberadaan satwa di kandang masing-masing, bahkan titik-titik tempat untuk mencuci tangan untuk kesehatan pengunjung.
Taman Hewan seluas 4,5 hektare, didirikan tahun 1939 oleh bangsa Belanda dan kini dikelola PT Unitwin Indonesia memiliki 900-an ekor satwa dari 240 spesies. ***1***
Pewarta: WaristoEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.