Pematang Siantar (ANTARA) - Gedung kantor BRI Pematangsiantar di Jalan Merdeka No.2, Kota Pematangsiantar menjadi salah satu bangunan yang masuk daftar calon Cagar Budaya yang harus dilestarikan.

Hal itu terungkap dalam kunjungan Tim Ahli Cagar Budaya Kota Pematangsiantar ke BRI Pematangsiantar pada Senin, 22 September 2026.

Dalam rilis, Senin (28/9 disebut, kunjungan tersebut merupakan silaturahmi sekaligus penjajakan kolaborasi pelestarian bangunan bersejarah di Kota Pematangsiantar.

Tim Ahli Cagar Budaya Kota Pematangsiantar dipimpin H Kusma Erizal Ginting (Ketua), Dr Dra Corry Purba MSi (Sekretaris), Dr Defri Elias Simatupang SS MSi, Jalatua Habungaran Hasugian SPd MH MA dan Kawan Jatinggi Purba SPd MSi (Anggota). 

Menurut Tim Ahli Cagar Budaya, bangunan BRI di Jalan Merdeka No.2 Pematangsiantar memenuhi kriteria Cagar Budaya berdasarkan UU No.11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Selain berusia lebih dari 50 tahun, bangunan tersebut memiliki nilai sejarah, arsitektur kolonial yang masih terjaga keasliannya, serta menjadi saksi perkembangan perekonomian di Kota Pematangsiantar.

H Kusma Erizal Ginting menyebut, BRI Pematangsiantar merupakan aset sejarah yang sangat berharga bagi kota dan harus dilestarikan. 

Pihak BRI Pematangsiantar pun menyambut positif kunjungan tersebut dan mendukung penuh upaya pelestarian cagar budaya di Kota Pematangsiantar.

Branch Office Head BRI Pematangsiantar, Alvin Nur Muhammad menyampaikan rasa bangga, karena gedung BRI Pematangsiantar yang dibangun pada tahun 1923 dan telah berusia lebih dari 103 tahun masih berdiri kokoh dan terus memberikan pelayanan kepada masyarakat sampai hari ini. 

Gedung ini bukan hanya aset BRI, tetapi juga bagian dari perjalanan sejarah dan perkembangan ekonomi Kota Pematangsiantar, kata Alvin.

Menurut Alvin, fakta bahwa bangunan tersebut pada awalnya merupakan gedung De Javasche Bank yang telah beroperasi sejak 1 Oktober 1923 semakin mempertegas nilai sejarah yang dimiliki gedung BRI Pematangsiantar saat ini.

Alvin berharap gedung tersebut ke depan tidak hanya tetap berfungsi sebagai pusat layanan perbankan, tetapi juga menjadi salah satu penanda penting sejarah Kota Pematangsiantar.



Pewarta: Waristo
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026