"Sudah terang benderang, kita jadi lebih aman dan nyaman," kata Usman (54), warga Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, Minggu.
Waktu kumpul keluarga masyarakat di ruang publik atau taman kota itu bisa lebih lama, tidak terbatas menjelang malam, kini sampai pukul 22.00 WIB bahkan 24.00 WIB bagi kawula muda.
Kawasan taman kota telah menjadi pilihan bagi warga setempat dan sekitarnya untuk sekadar melepas lelah atau mengisi waktu liburan, karena letaknya strategis di tengah kota dan biaya murah.
Pemasangan bola lampu pada pertengahan Maret 2018, juga memberikan dampak positif bagi pedagang dan penyedia permainan anak-anak, seperti odong-odong.
Baca juga: Taman bunga Pematangsiantar berbenah
Pemesan makanan dan pengguna fasilitas pelaku usaha tersebut semakin bertambah tidak terbatas pada akhir pekan, sehingga pendapatan mereka juga meningkat.
"Alhamdulillah lebih baik dari sebelumnya, kami berharap Pemerintah Kota tetap pada kebijakan membuat Taman Bunga menjadi ruang publik warga," kata Zul Nasution (50), pedagang martabak.
Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Tarukim), Reinward Simanjuntak mengatakan berbagai fasilitas, seperti penerangan, permainan anak-anak, tempat istirahat, tanaman dan ruang untuk kaum muda berkreasi, disediakan di ruang publik itu.
Dia pun mengajak elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan dan fasilitas yang ada supaya tetap bisa dinikmati dalam waktu lama. ***4***
Pewarta: WaristoEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.