Aekkanopan, 13/12 (Antarasumut)
Anggota DPRD Labuhanbatu Utara menjalani tes urine untuk mengetahui positif atau negatif narkoba, Rabu. 

Selain para wakil rakyat, pejabat dan anggota kesekretariatan juga turut dites urine. Pada pelaksanaan tes urine itu, hanya sebagian anggota DPRD yang hadir.

Kegiatan yang dilakukan di gedung DPRD tersebut juga diisi dengan paparan tentang bahaya narkoba oleh Kepala BNN Asahan Kompol B Sitompul SH. Saat menyampaikan paparan, Kepala BNN Asahan didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Labura H Endar Sakti Hasibuan SAg MM.

Sitompul memaparkan tentang bahaya dan persoalan narkoba yang terjadi di Indonesia. Ia menjelaskan tentang jenis-jenis narkoba dan ciri-ciri orang yang menggunakan zat adiktif berbahaya tersebut. Untuk lebih jelas, saat menyampaikan paparan ia menggunakan infocus. 

Sementara ia menyampaikan paparan di ruang pertemuan, secara bergiliran sejumlah anggota DPRD dan sekretariat keluar untuk menyerahkan urine kepada petugas dari BNN Asahan. Anggota DPRD yang pertama menyerahkan urinenya adalah J Harianja SH.

Oloan SE dari Kesbangpol selaku panitia kegiatan menyebutkan, pihaknya sudah menyampaikan undangan kepada pada anggota DPRD Labura tentang kegiatan tes urine yang dilaksanakan hari itu. "Ada," katanya saat ditanya apakah undangan ada disampaikan.

Hingga sekira pukul 15.00 WIB, anggota DPRD yang sudah mengikuti tes urine itu hanya beberapa orang antara lain J Harianja SH, HM Rulis Harahap SIP, Sugito, H Lumba Munthe SE, Ir A Sonnari, Hasan Basri Pasaribu dan Robert Simanjuntak.

Menjelang paparan berakhir, Ketua DPRD Drs H Ali Tambunan, Wakil Ketua DPRD Sulhanuddin SSos dan Ketua FPG H Indra SB Simatupang SH MKn tiba di lokasi tes urine. Mereka langsung menuju lokasi pengambilan tes urine untuk menyerahkan sampel urine mereka.



Pewarta: Sukardi
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026