Rantauprapat, 30/3 (Antarasumut) - Harga jual getah karet petani di Lingkungan Pasuruan Jaya, Kelurahan Sirandorung, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu turun dalam dua pekan terakhir, yakni mencapai 10 persen.

"Harga dan produksi getah petani menurun dalam kurun dua pekan terakhir, harga anjlok dikisaran perkilogram mencapai Rp2000," kata Bedu seorang pembeli getah di kawasan itu, Kamis.

Dia mengatakan, ada tiga jenis getah yang diperdagangkan manakala proses tender getah yakni, untuk kelas I seharga Rp8000/kg. 

Padahal dua pekan lalu, masih Rp10 ribu/kg. Untuk golongan II seharga Rp7.500, turun dari Rp9.500/kg dan golongan III seharga Rp7 ribu/kg.

Jadwal penjualan getah, ujar Bedu, dilakukan dengan pola dalam 10 hari dengan sistem tender dan para pengepul menjual kembali getah petani ke pabrik pengolahan diantaranya Pabrik clumb rubber PT Kapuas Besar di Kecamatan Na IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) dan Rubber Hocklie Sigambal. 

"Di sini jual beli getah dilakukan setiap hari Selasa," katanya.

Dia berharap para pedagang mendapat suntikan modal dari pihak pemerintah untuk penguatan daya beli harga getah petani di lapangan. 



Pewarta: Kurnia Hamdani
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026