Permaksian, 7/2 (Antarasumut) - Memperingati bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), PT. Toba Pulp Lestari, Tbk (TPL) melaksanakan kegiatan donor darah di Gedung Pertemuan Graha Kompleks Perusahaan, Selasa.
Bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Pematang Siantar, kegiatan donor darah TPL berhasil mengumpulkan 180 kantung darah masing-masing ukuran 350 cc.
Bulan K3 merupakan program nasional yang diterapkan pemerintah untuk menekankan pentingnya lingkungan yang aman dan sehat untuk bekerja.
PT. Toba Pulp Lestari, Tbk merupakan perusahaan bubur kertas di kabupaten Toba Samosir, yang selama ini telah menerapkan program K3 di lingkungan kerja.
Ketua Panitia bulan K3 TPL Derusman Purba mengungkapkan kegiatan donor darah ini merupakan kegiatan rutin di bulan K3, sekaligus merupakan wujud kepedulian terhadap sesama karena setetes darah yang diberikan sangat berarti bagi kehidupan orang lain.
"Jumlah ini mungkin tidak bisa menutupi seluruh kebutuhan kantung darah di PMI Pematang Siantar, namun kegiatan bulan K3 merupakan wujud sumbangsih nyata karyawan dan masyarakat di sekitar TPL, dalam peran serta keperdulian terhadap sesama melalui kegiatan donor darah. Karena setetes darah sangat berarti bagi kehidupan," tutur Derusman Purba.
Melalui departemen LP&C ( Loss Prevention and Control ) pengawasan K3 yang diterapkan di Perusahaan berhasil meraih 4 kali secara berturut penghargaan Bendera Emas - penghargaan kepada instansi yang berhasil menerapkan K3 di lingkungan kerjanya- yang diberikan pemerintah Indonesia melalui menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada tahun 2005, 2008, 2011 dan 2014.
"K3 merupakan Top Concern Perusahaan, karena tanpa kesehatan dan keselamatan maka produktivitas kerja akan menurun. Kita tetap menjaga K3 di perusahaan untuk mewujudkan tujuan perusahaan menciptakan Zero Accident," sebut Manson Pakpahan Manager LP&C TPL.
Pewarta: Evalisa SiregarEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.