Sebagaimana disampaikan Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu saat membuka kegiatan yang dihadiri FKPD, dan undangan lain, Sabtu.
Ia berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai disini, karena, ajang tersebut mampu menampung sekaligus mencari bibit olahraga dibidang sport.
"Mari tunjukkan kebolehan di arena balap ini agar menjadi juara, bukan kebolehan tersebut ditunjukkan (kebut kebutan) dijalan raya,"katanya memberi nasehat.
Disamping sebagai uji nyali kegiatan ini juga menguji adrenalin, jadi, seluruh resiko juga harus diperkirakan.
Kepada DPD AMPI Tapanuli Selatan selaku pihak penyeleggara Syahrul mengucapkan terimaksih.
Syahrul juga mengucapkan selamat bertanding dan jangan hanya memandang hadiah, tetapi yang terpenting berlaga secara foreplay, dengan mengedepankan sportifitas.
"Jayalah AMPI, Jayalah Pemuda Indonesia,"katanya.
Sebelumnya Ketua panitia Khairul Arif mengatakan Kejurda Seri VII IMI tersebut dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2016 sekaligus menyambut HUT Pemkab Tapsel ke-66.
Adapun hadiah yang diperebutkan para peserta adalah piala Bupati, Ketua KNPI dan AMPI Tapanuli Selatan.
Kejurda ini melibatkan croser croser dari dalam dan luar Sumatera Utara, mulai dari tingkat Pemula, Junior, dan Senior.
Tujuan kegiatan yang diiukti 52 peserta dari 33 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara ini adalah melatih bakat sekaligus mencari bibit bibit pembalap.
Ketua DPD AMPI Tapsel, dr Fahmi, juga berharap kegiatan pemuda ini sebagai ajang dalam meningkatkan hubungan silaturrahim antar sesama disamping upaya menyelamatkan generasi muda anak bangsa agar terhindar dari hal-hal negatif yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Adapun kategori dalam Kejurda ini motorcros special engine class 250 cc, special engine class 65 cc yang datang dari Medan, Rantau Prapat, Pekanbaru. Pesertanya puluhan orang pembalap asal 33 kabupaten/kota di Sumut, plus becak cross.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.