Sipirok,18/10 (Antarasumut) - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan mulai giat menerapkan sistem tanam Jajar Legowo "Jarwo" dalam rangka untuk meningkatkan produktivitas petani di daerah itu.

Kabid  Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura  Tapanuli Selatan, Iswal Parningotan, di Sipirok, Selasa , mengatakan Tapsel mendapat alokasi penerapan "Jarwo" untuk areal lahan seluas 5 ribu hektare.  
"Dengan penerapan Jarwo, Jumlah populasi dari sistem tanam konvensional bisa bertambah 30%. Sehingga hasilnya juga meningkat 30%," sebutnya.

Ia menyebutkan sistem Jarwo yang diterapkan di Tapanuli Selatan dengan metode tanam 4:1 dan 2:1. Keungtungannya, semua barisan tanaman merupakan tanaman pinggir.

"Tanaman pinggir, bebar mendapatkan cahaya matahari (potosintesa) sehingga, tanaman semakin subur, dan sejalan dengan meningkatnya produksi," katanya. Adapun benih yang digunakan adalah bibit unggul varietas mekongga.  

Disebutkannya untuk hasil produksi panen gabah yang konvensional berkisar 4,9 - 5,3 ton per hektare, sedang dengan  metode Jarwo hasil produksi panen bisa mencapai antara 5-7 ton gabah per hektare.

"Jarwo diperkenalkan dan diajak secara umum baru pada tahun 2016 dengan harapan kedepan petani Tapanuli Selatan mau mulai merobah alih teknologi pertaniannya dari konvensional ke Jarwo," sebutnya.

Ia juga menyinggung rata-rata hasil produksi pertanian Tapsel secara global, ia menyebut diangka 5,02 ton per hektare dengan luasan areal pertanian sawah sekitar 17 ribu hektare tersebar di 14 Kecamatan.

"Dari angka tersebut Kabupaten Tapanuli Selatan dengan indeks pertanaman 1,5 termasuk daerah swasembada beras sekaligus sebagai daerah penyangga kebutuhan beras Sumatera Utara nomor 5,"sebutnya.

Ia menjelaskan dengan target luasan areal lahan 5 ribu hektare dengan metode Jarwo, Tapanuli Selatan di akhir tahun akan mampu memproduksi gabah panen petani sekitar 250 ribu ton," perkalian hasil produksi minimal 5 ton per hektare," katanya. 

Program tersebut menurutnya tidak lepas dalam rangka mendukung visi misi Bupati Tapsel Syahrul M.Pasaribu untuk menjadikan petani daerah ini menjadi tuan ditanah sendiri.  



Pewarta: Kodir Pohan
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026