"Kami masih terus melakukan pendataan di lapangan apakah masih ada sekolah lainnya yang belum terdata akibat banjir yang sekarang ini melanda dua kecamatan yaitu Tanjungpura dan Hinai"Langkat, 20/9 (Antara) - Diperkirakan 1.500 rumah yang ada di 10 desa Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, terendam banjir setinggi 80 centimeter akibat meluapnya sei Batang Serangan setelah hujan deras yang turun sepanjang malam di kawasan itu.
"Kondisi air terus semakin naik, tidak tertutup kemunginan banjir akan semakin meluas," kata Camat Tanjungpura Surianto di Tanjungpura disela-sela peninjauan banjir di Desa Pekubuan, Selasa.
Dia mengungkapkan kondisi banjir terus semakin naik disebabkan melimpahnya Sei Batang Serangan yang tidak lagi bisa menampung luapan air yang cukup banya.
"Selain curah hujan juga cukup tinggi ditambah lagi posisi laut yang kini pasang besar (Rob) sehingga air tidak bisa keluar," katanya.
Adapun 10 desa yang terendam banjir tersebut, yakni Kelurahan Pekan Tanjungpura, Pekubuan, Lalang, Pantai Cermin, Teluk Bakung, Paya Perupuk, Pematang Cengal Barat, Baja Kuning, Pulau Banyak, Pematang Serai.
"Kami juga sudah mengingatkan warga agar berhati-hati bila air kembali naik secepatnya mengungsi ketempat yang lebih aman, karena situasi cuaca yang sekarang ini sering berubah-ubah," ujarnya.
Selain merendam pemukiman warga, banjir juga merendam persawahan yang ada diperkirakan mencapai 1.500 hektare yang berada di 10 desa tersebut.
Akibat banjir ini beberapa SD, SMP, terpaksa diliburkan karena air sudah masuk ke ruangan sekolah, sehingga aktifitas belajar tidak sepenuhnya dilakukan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Menengah Dinas Pendidikan Langkat Rudi Hendra Tarigan menjelaskan terdapat beberapa sekolah yang kini terdampak banjir, diantaranya SDN 050726, SDN 056629, SDN 057755, SDN 056630, SDN 050728, SDN 050725, SDN 050732, SDN 057758, SDN 057721.
Sementara untuk kecamatan Hinai sekolah yang terdampak banjir dan aktifitas terpaksa dihentikan yaitu SDN 064931 desa Batu Malenggang dan SDN 057213 Desa Cempa.
"Kami masih terus melakukan pendataan di lapangan apakah masih ada sekolah lainnya yang belum terdata akibat banjir yang sekarang ini melanda dua kecamatan yaitu Tanjungpura dan Hinai," katanya.
Pewarta: Imam FauziEditor : Ribut Priadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.