Sipirok,29/8(Antarasumut)-Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan H.Syahrul M.Pasaribu kembali melantik pejabat struktural eselon III di lingkungan kerjanya.

Pelantikan ke tujuh pejabat struktural  tersebut untuk yang ketiga kalinya dalam tiga pekan terakhir, di Aula Kantor Bupati, Janji Mauli, Sipirok, Senin.

Mereka yang dilantik dan diambil sumpahnya, Akhmad Sani Harchan golongan III d, sebagai Pj. Kabag Perlengkapan pada Sekretariat Daerah Kabupaten  Tapanuli Selatan (eselon IIIa).

Kemudian Ambia (IIId) Pj Sekretaris  pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (eselon IIIa), Zulham Effendi Ritonga (IIId), Pj. Sekretaris pada Dinas Penataan Ruang dan Pemukiman (eselon III a).

Abdul Rahim Siregar (IIIc), Pj. Kabid Pengembangan Perumahan dan Permukiman Pada Dinas Tarukim (IIIb), Farwis Rizki Daulay (IIIc), Pj Kabid Admimistrasi Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (eselon IIIb), Misran Pilian (IIId), Kasubbag umum pada Penataan Ruang dan Permukiman (eselon IV a).

Kemudian Ishak golongan IIIb, sebagai Pj. Lurah Batangtura Sirumambe Kecamatan Angkola Timur (eselon IV a).

Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu dalam bimbingan dan arahannya, mengatakan, pelantikan pejabat bagian dari kebutuhan organisasi dalam rangka peningkatan pelayanan prima birokrasi.

Disamping dalam rangka konsolidasi organisasi, konsolidasi birokrasi serta mengisi kekosongan serta kebutuhan regenerasi.

"Pejabat yang dilantik juga sudah melalui seleksi ketat dengan pertimbangan Baperjakat, usulan SKPD dengan pendekatan kompetensi, loyaliyatas, integritas, yang tugasnya berkaitan dengan ASN," kata Syahrul.

Kepada pejabat dilantik, Syahrul, meminta untuk terus bekerja dan melakukan adaptasi dilingkungan kerja masing-maing. 

"Kepada Lurah, agar bisa nanti melaporkan diri  ke Camat di kecamatannya, lakukan konsolidasi yang efektif,"pinta bupati.

Khusus pejabat di Dukcapil, diingatkan untuk secepatnya menjalankan imbauan Mendagri terkait perekaman e-KTP akan berakhir September 2016.

"Mungkin masih ada sekitar 20 persen masyarakat Tapsel yang belum melakukan perekaman e-KTP, jadi tolong 'jemput bola' agar seluruh masyarakat dapat seluruhnya terekaman e-KTP," tegas Syahrul.

Terkait angka kematian, Syahrul juga berharap bisa didata secara administrasi yang baik," jangan hanya pendataan soal kelahiran, tetapi angka kematian juga harus terdata," tandasnya.



Pewarta: Kodir Pohan
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026