“Anak merupakan asset bangsa, yang harus dijaga dan dilindungi. Karena ke depan, anak - anak Indonesia diharapkan dapat terpenuhi segala hak-haknya untuk tumbuh dan berkembangnya,â€Asahan,25/8, (Antarasumut) - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Kabupaten Asahan menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya orang tua untuk bertanggungjawab dan memberikan upaya perlindungan terhadap anak.
Seruan tersebut sampaikan oleh Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Asahan, Tauzik ZA , Kamis saat membacakan amanat Bupati Asahan bahwa dalam peringatan HAN Tahun 2016 merupakan momentum mengajak seluruh komponen bangsa Indonesia gar melaksanakan kewajiban dan tanggung jawabnya, melakukan upaya perlindungan dan mewujudkan kesejahteraan anak.
HAN yang diikuti seribuan anak-anak TK/RA dan PAUD Se Kabupaten Asahan berkumpul di Gedung Serbaguna Kisaran diharapkan dapat dijadikan sebagai motifasi agar dengan memberikan jaminan terhadap pemenuhan hak anak dengan tidak melakukan kekerasan atau eksploitasi kepada anak.
Hal ini sejalan dengan tema Nasional Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2016 yaitu Akhiri Kekerasan Terhadap Anak.
“Anak merupakan asset bangsa, yang harus dijaga dan dilindungi. Karena ke depan, anak - anak Indonesia diharapkan dapat terpenuhi segala hak-haknya untuk tumbuh dan berkembang,†Kata Taufik dihadapan ribuan anak, Kamis (25/8)
Dalam kesempatan yang sama, panitia penyelenggara kegiataan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Asahan, Dermawan SPd, menjelaskan Peringatan HAN di Kabupaten Asahan sebelumnya telah diawali dengan berbagai macam aneka kegiatan perlombaan pada tanggal 23 Agustus 2016 di Gedung Serbaguna Kisaran.
Acara ditutup dengan memberikan hadiah dan trophy kepada pemenang lomba mewarnai, bercerita, memggambar, tari daerah, berpuisi, dan balita sehat dihadiri sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Asahan, PKK Asahan, Dharmawanita Persatuan, Persit 0208 Asahan, dan Bhayangkari Polres Asahan.
Pewarta: indraEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.