Medan, 8/8 (Antara) - Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Medan memperkenalkan Batik Medan, bukan hanya dalam bentuk selembar kain saja melainkan telah mengemasnya menjadi suatu busana yang cukup cantik dan menarik.


Perkenalan Batik Medan tersebut merupakan rangkaian peresmian Kantor Dekranasda dan Maharani Galeri Batik Medan dan Songket Deli di halaman Kantor PKK Kota Medan di Jalan Rotan Medan, Senin.


Dalam peresmian yang dilakukan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Ketua PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Medan Rita Maharani Dzulmi Eldin memperkenalkan sejumlah busana batik Medan serta songket Deli yang merupakan hasil rancangannya.


Ada dalam bentuk bentuk casual (kekinian), busana Muslim (hijab), gaun malam, serta busana pria yang kedepannya diharapakan akan dicintai oleh masyarakat.


Seluruh busana hasil rancangannya itu nantinya bisa diperoleh di Maharani Galeri Batik Medan dan Songket Deli.


Tidak hanya busana batik Medan dan songket Deli, galeri itu juga memajangkan hasil produk unggulan UMKM Kota Medan, seperti kursi rotan, tutup lampu hias, sepatu rajut, tas, dan snack (makanan).


Kehadiran kantor dan galeri itu sebagai implementasi dari obsesi Ketua PKK Kota Medan Rita Maharani Dzulmi Eldin sejak dilantik menjadi Ketua Dekrasnada Kota Medan pada 18 April 2016 yang ingin mempromosikan produk unggulan UMKM di Kota Medan.


"Dengan kehadiran kantor dan galeri ini, saya ingin menjadikannya sebagai pusat promosi produk unggulan UMKM," katanya.


Untuk mengembangkan UMKM, khususnya batik Medan dan Songket Deli, ia mengaku mengalami banyak tantangan dan kendala, seperti terbatasnya modal dan sumber daya manusia pengrajin batik masih sedikit.


Di samping itu, masih terbatasnya bahan-bahan yang digunakan, serta masih kurangnya pembinaan yang dilakukan oleh SKPD terkait.


Atas dasar itu, ia mengharapkan dukungan dari dinas terkait, terutama membantu permodalan terhadap para pengrajin batik Medan dan songket Deli.


Kemudian secara rutin memberikan pelatihan terhadap pengerajin batik Medan dan memberikan kesempatan kepada pengerajin untuk mempromosikan batik Medan dan songket Deli melalui acara-acara pameran seperti ina craf, PRSU, Ramadhan Fair, dan pameran lainnya, baik di Kota Medan mau pun luar ibu kota Provinsi Sumatera Utara.


"Saya mengajak semua, khususnya ibu-ibu agar dapat memakai dan mencintai produk unggulan daerah Kota Medan, terutama Batik Medan dan Songket Deli. Sebab, busana ini dapat dikenakan sebagai busana sehari-hari, pakaian kerja mau pun busana pesta. Dengan demikian kita turut membantu memajukan UMKM di Kota Medan," katanya.  

Pewarta: Juraidi
Editor : Ribut Priadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026