Pemeriksaan langsung diperlukan untuk mengetahui kebenaran jenis vaksin yang dipergunakan para dokter spesialis, apabila ada yang mempergunakan vaksin palsu, maka Dinkes Kota Padangsidimpuan akan langsung menyitanyaPadangsidimpuan 17/7 (Antarasumut)- Mengantisipasi Vaksin Palsu yang beredar di Masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan melakukan langkah menyurati klinik dokter spesialis di masing-masing daerah sebagai langkah mengantisipasi beredarnya vaksin palsu di daerah.
Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Kota Padangsidimpuan dr.Masrianti kepada wartawan, Jum'at, mengungkapkan tentunya langkah awal menyurati klinik-klinik itu penting dilakukan, karena indikasi yang besar penggunaan vaksin palsu itu berada di klinik milik dokter spesialis.
dr Masrianti menambahkan, di dalam beberapa hari ke depannya, tenaga tekhnis Dinkes Kota Padangsidimpuan akan melakukan cek lapangan. Hal tersebut guna sebagai langkah mengantisipasi penggunaan vaksin palsu oleh dokter spesialis yang ada di Padangsidimpuan.
Sejak mereka terima surat edaran tentang daftar obat dari Kementerian Kesehatan RI, Dinkes Kota Padangsidimpuan langsung menyurati seluruh klinik swasta milik dokter spesialis di Kota Padangsidimpuan.
"Pemeriksaan langsung diperlukan untuk mengetahui kebenaran jenis vaksin yang dipergunakan para dokter spesialis, apabila ada yang mempergunakan vaksin palsu, maka Dinkes Kota Padangsidimpuan akan langsung menyitanya produk obat dan vaksin palsu tersebut.
Kami akan sita langsung dan menyarankan kepada dokter itu untuk mengganti obatnya dengan yang asli, ucapnya.
Untuk RSUD Kota Padangsidimpuan dan seluruh Puskesmas di jajaran Dinas Kesehatan memastikan terbebas dari vaksin palsu.
Sementara dukungan datang dari Ketua Komisi III DPRD Padangsidimpuan Khoiruddin Nasution, Sabtu, ketika di hubungi menjelaskan, sangat mendukung tindakan yang akan ditempuh oleh Dinas Kesehatan setempat itu, dengan seperti itu kinerja dan visi misi Pemko Padangsidimpuan sesuai ke inginan Walikota Padangsidimpuan yang Sehat, Maju dan Sejahtera harus nyata hadir ditengah masyarakat yang menginginkan kesehatan dan jauh dari obat palsu dan vaksin palsu, ungkapnya.
Pewarta: Khairul AriefEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.