"Tapanuli Selatan harus bisa bersih dari narkoba," kata Kepala BNNK Tapanuli Selatan Bahori Harahap kepada Antara, Jumat.
Kegiatan aktif mereka laksanakan seperti bentuk pencegahan, rehabilitasi, dan pemberantasan.
Dibidang pencegahan, BNNK Tapsel lalukan kegiatan seperti advokasi dalam membangun jejaring berwawasan anti narkoba kepada masyarakat.
Kemudian, diseminasi Informasi P4GN, focus group discussion (FGD) tentang pembangunan berwawasan anti narkoba ke sekolah-sekolah.
"Kegiatan tersebut kita bisa langsung memberi informasi dan pesan moral ke masyarakat resiko bahaya narkoba," katanya.
Dibidang rehabilitasi mereka melakukan tes urine baik di instansi pemerintah, sawasta dan BUMN, kejaksaan, dan lainnya.
Terindikasi narkoba, BNNK ambil langkah pertama, penanganannya diserahkan kepada pimpinan instansi yang bersangkutan untuk pembinaan atau proses hukum.
Saat ini saja BNNK Tapsel tengah menangani pasien terkait narkoba, dengan merawat inap satu orang di Balai Besar Lido, Bogor.
Kemudian, penanganan rawat jalan ada lima orang di RSUD Kota Padangsidempuan dan di RSUD Kabupaten Tapanuli Selatan, Sipirok dengan 8 kali pertemuan selama 3 bulan.
"Untuk pengembangan penanganan rawat jalan telah diadakan pemetaan di lokasi-lokasi pengobatan masyarakat (LKKM) di Tapanuli selatan dan Padangsidimpuan sebanyak 24 lembaga,"imbuhnya.
Untuk bidang pemberantasan telah lakukan pemetaan jaringan di wilayah kerja BNNK Tapanuli selatan, dan melaksanakan razia dan penggeledahan bagi penghuni lapas kasus narkoba di Lapas Kelas II B Padangsidimpuan.
"Dari penggeladahan sebanyak 14 orang positif narkoba diserahkan kepada Sat Resnarkoba Polresta Padangsidempuan dan di Lapas Sipirok terindikasi 6 orang dan selanjutnya juga diserahkan kepada Sat Resnarkoba Polres Tapsel," terangnya.
Indonesia sudah darurat narkoba, untuk itu kita harus bersinergi dalam pencegahan narkoba dan lebih peduli lagi terhadap ancaman bahaya penyalahgunaan narkoba terutama terhadap generasi muda.
Diharapkan kepada seluruh elemen masyarakat agar lebih peduli tentang resiko dan bahaya penyalahgunaan narkoba.
Guna pengembangan informasi dari masyarakat dapat menghubungi call center BNNK Tapsel No.Hp 082277773538.
"Identitas pelapor tetap dirahasiakan sesuai dengan ketentuan undang-undang No. 35 Tahun 2009 pasal 99 dan pasal 100," katanya.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.