Pematangsiantar, Sumut, 17/6 (Antara) - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, optimis dapat mengendalikan kenaikan harga kebutuhan pokok selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1437 Hijriah.

Wakil Ketua TPID Elly Tjan di Pematangsiantar, Jumat, memperkirakan pergerakan laju inflasi pada bulan Juni 2016 berada pada angka 4,5 persen dengan deviasi plus minus satu persen.

"Kita harapkan tidak bergejolak tinggi dibanding bulan Mei yang tercatat mengalami inflasi sebesar 0,82 dari bulan ke bulan," kata Kepala Perwakilan BI Pematangsiantar itu.

Sekretaris Daerah Pematangsiantar Donver Panggabean menjelaskan dalam mengendalikan harga kebutuhan di pasaran, Pemkot telah melakukan pengawasan ke gudang Bulog dan kilang padi untuk memastikan ketersediaan beras.

Pemkot juga membuka pasar murah di delapan titik di tiap kecamatan dan mengimbau pedagang untuk tidak melakukan spekulasi harga.

"Masyarakat jangan resah, ketersediaan sejumlah bahan pokok mencukupi," ujar Donver.

Kepala Bulog Divre II Pematangsiantar Rinaldi memastikan ketersediaan beras di enam wilayah tugas mencukupi sampai tiga bulan kedepan.

"Total 3.000 ton," sebut Rinaldi. * 

Pewarta: Waristo
Editor : Ribut Priadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026