Sipirok,21/5 (Antarasumut)- Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tapanuli Selatan berencana akan mengusulkan adanya Mandor Jalan yang sekarang sudah tidak ada lagi.

"Setidaknya mandor jalan penting memeriksa ruas-ruas jalan," Kata Plt Kepala Dinas PU Tapanuli Selatan Malik Alssalih Harahap, ST disela-sela monitoring fisik proyek, mulai dari Jumat - Minggu, 20-22 Mei 2016.

Selama perjalanan di Kecamatan Batangtoru, Muara Batangtoru, Marancar, Sipirok, Angkola Timur, Arse, SD.Hole, Aek Bilah, ditemui banyak hasil pembangunan pemerintah tidak bertahan lama diakibatkan tidak tidak adanya perhatian atau perawatan.

"Peran serta masyarakat sebenarnya cukup berarti terhadap keberadaan pembangunan, dan sebaliknya pembangunan pemerintah tanpa didukung penuh masyarakat akan bisa tidak berarti apa-apa sebagaimana sering Bupati Syahrul M.Pasaribu sampaikan," kata Malik.

Dia memberi contoh,  banyak ditemukan badan jalan di wilayah kecamatan tergerus oleh air dikarenakan parit atau drainase dibiarkan tersumbat, sehingga air mengalir di badan jalan.

Contoh lainnya beberapa daerah irigasi tersier yang sudah ada dan yang baru dibangun dibiarkan ditutupi semak yang semakin lama akan menyumbat dan menyebabkan saluran irigasi tidak lancar.

"Padahal pembangunan itu dibangun demi dan untuk masyarakat dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat itu sendiri," katanya.

Beranjak dari pengalaman itu Dinas PU, kata dia, akan menyampaikan laporan perjalanan tersebut kepada bupati sekaligus rencana merekrut mandor-mandor jalan untuk dapat setiap saat memonitoring keadaan pembangunan khususnya jalan.



Pewarta: Kodir Pohan
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026