saya merasa senang, selain ada dramanya ada juga musik kedaerahaan yang dimunculkan di pertunjukkan tersebut, saya merasa rindu akan kampung Halaman terobati
Padangsidimpuan 18/4 (Antarasumut)- Warga Padangsidimpuan yang telah lama tinggal di Medan merasa terhibur dan menjadi obat rindu dengan kampung halaman dengan kesenian yang pertunjukkan Pemko Padangsidimpuan di PRSU ke 45.

Warga kota Padangsidimpuan yang sudah lama tinggal di Medan selain merasa terhibur dengan malam kesenian juga merasa rindu akan kampung halaman menjadi terobati dengan pertunjukkan malam kesenian yang diselenggarakan Pemerintah kota (Pemko) Padangsidimpuan saat Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke 45 di Medan, Minggu malam.

Pemko Padangsidimpuan menampilkan hiburan yang menarik terkait kedaerahan kota Padangsidimpuan dengan menampilkan drama kolosal dengan campuran musik khas kedaerahaan kota Padangsidimpuan di PRSU ke 45, dengan judul drama kolosal Lelaki Kesatria dari Batu Lanja, dalam drama tersebut menceritakan sebuah kerajaan yang ada di kota Padang Na Dimpu (kota Padangsidimpuan.red) saat perang Padri dimasa itu yang kini bernama kecamatan Angkola Julu dengan desa Batu Lanja.

Dewan Kesenian kota Padangsidimpuan Drs.Barita Pasaribu yang dianggap sebagai konseptor dalam pentas seni tersebut menjelaskan, sudah saatnya cerita rakyat dan ke arifan lokal kedaerahaan terkhsusus yang ada di kota Padangsidimpuan diangkat kembali untuk ditampilkan dan dipertontonkan kepada masyarakat luas agar masyarakat lokal seperti masyarakat Padangsidimpuan dan diluar Padangsidimpuan tahu bahwa masih ada ternyata cerita kedaerhaan yang semestinya di tampilkan ke permukaan hingga masyarakat tahu.

Seperti yang kita lihat bersama tadi Drs Barita Pasaribu saat diwawancarai usai pementasan, mengungkapkan, ternyata banyak warga kota Medan yang melihat dan menonton malam kesenian Pemko Padangsidimpuan di PRSU ke 45 ini, luar biasa penontonnya, kemudian warga Medan yang juga kelahiran Padangsidimpuan seperti saya lihat tadi banyak yang menonton pertunjukkan tersebut dan memberikan tepuk tangan yang meriah.

Selain warga Padangsidimpuan yang sudah lama berdomisili di Medan juga banyak Mahasiswa yang juga turut hadir dalam pertunjukkan pementasan tersebut, ini merupakan sebuah keberhasil, selain penontonnya senang dengan hiburan malam pentas seni Pemko Padangsidimpuan, penampilan dari penari dan pemain drama tadi juga sangat total dalam membawahakan penampilan dalam lakon yang tertuang dalam naskah cerita.

Saya merasa senang warga Medan terhibur di malam kesenian Pemko Padangsidimpuan.

Sementara itu Alam Harahap warga Gaperta Medan yang juga merupakan putra kelahiran kota Padangsidimpuan ketika melihat dan menonton pertunjukkan tersebut menceritakan, saya merasa senang, selain ada dramanya ada juga musik kedaerahaan yang dimunculkan di pertunjukkan tersebut, saya merasa rindu akan kampung Halaman terobati dengan pertunjukkan Pemko Padangsidimpuan di PRSU ini, ucap Alam Harahap yang memiliki kampung bernama Kantin, di kota Padangsidimpuan.

Pewarta: Khairul Arief
: khairularief

COPYRIGHT © ANTARA 2026