Program tersebut terbukti sangat baik bagi warga kurang mampu. Untuk itu, program tersebut akan terus dilanjutkan
Lubukpakam, Sumut, 30/9 (Antara) - Pemerintah Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, terus melanjutkan program bedah rumah tidak layak huni menjadi layak huni bagi keluarga kurang mampu.

"Program tersebut terbukti sangat baik bagi warga kurang mampu. Untuk itu, program tersebut akan terus dilanjutkan," kata Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan di Lubukpakam, Rabu.

Terakhir, melalui program tersebut, pada Selasa, (29/9) juga telah di bedah sebanyak 14 unit rumah tidak layak huni di Kecamatan STM Hulu atas kerjasama antara Pemkab Deliserdang, swasta dan partisipasi masyarakat.

Pada kegiatan tersebut, bupati juga menyerahkan berbagai bantuan kepada warga masyarakat di kecamatan tersebut, seperti akte kelahiran gratis kepada 100 anak, akte kawin kepada 100 pasangan suami istri, 5.000 bibit pohon durian, 700 bibit pohon karet, 100 bibit pohon sukun, 100 bibit pohon mangga dan 100 bibit pohon gaharu.

Ia mengatakan, pembangunan 14  rumah yang dibedah tersebut, terwujud melalui tiga pilar kekuatan pembangunan Deliserdang yakni pemerintah, pengusaha dan partisipasi masyarakat yang memang sudah lama berlangsung sejak bupati sebelumnya.

Kerjasama yang telah terjalin baik antara pemerintah, swasta dan masyarakat selama ini, menurut dia, harus terus dipelihara, karena telah terbukti mampu membantu menyelesaikan berbagai program yang langsung menyentuh masyarakat pada lapisan paling bawah.

"Masyarakat juga kedepannya harus tampil dibarisan terdepan untuk menjawab berbagai tantangan yang dipastikan tidak semakin ringan. Ketika masyarakat sudah berbuat, yakinlah pemerintah akan ada bersama-sama untuk mewujudkan impain yang hendak dicapai," katanya.

Sementara Camat STM Hulu, Ismail, mengatakan pelaksanaan bedah 14 rumah bagi keluarga kurang mampu itu berjalan dengan baik dengan biaya Rp15 juta untuk satu unit.

"Total dana seluruhnya berjumlah Rp210 juta, diantaranya bantuan PNS jajaran Pemkab Deliserdang sebanyak Rp85 dan selebihnya dukungan pihak swasta dan partisipasi masyarakat," katanya.
    
Kunjungan sehari  Bupati H Ashari Tambunan  itu sekaligus meninjau Puskesmas Rawat Inap, meninjau   gedung dua  RKB  Sekolah  Peduli Umat Waspada,rumah Julianus Barus yang selesai dibedah.

Serta  peninjauan kegiatan gotong royong pembangunan jalan rabat beton sepanjang 4x200 meter di Desa  Tanjung Bampu dan peninjauan objek wisata air panas  danau linting.

Pewarta: Juraidi
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026