"Hilangnya kabut asap karena di wilayah Kabupaten Simalungun kerap turun hujan, bahkan sampai dua kali dalam sehari"Simalungun, Sumut, 26/9 (Antara) - Masyarakat Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, merasakan senang karena terbebas dari gangguan kabut asap akibat kebakaran hutan.
"Sudah lima hari tidak ada kabut asap," sebut Muhammad Suhendra (36 tahun), warga Nagori (Desa) Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sabtu.
Berbagai usia dan profesi melaksanakan kegiatan dan aktivitas secara normal, tanpa kekhawatiran akan kesehatan, khususnya pernapasan atas.
Menurut pedagang keliling ini, hilangnya kabut asap karena di wilayah Kabupaten Simalungun kerap turun hujan, bahkan sampai dua kali dalam sehari.
"Kadang pagi, kadang sore, atau pagi dan sore," sebut ayah dua anak ini.
Ristin Purba (48 tahun), warga Kelurahan Simarimbun, Kota Pematangsiantar mengaku, bebas memandang sampai jarak jauh tanpa merasakan perih di mata.
"Pepohonan dan jajaran perbukitan dapat kami lihat dengan jelas dari sini (berjarak kira-kira 60 Km)," kata ibu rumah tangga ini. ***4***
Pewarta: WaristoEditor : Ribut Priadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.