Dia juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini akan melakukan tes urine, bagi yang terbukti tindakan atau saksi yang diberikan mulai dari pembinaan, ringan, berat hingga pemecatan.
Hal itu disampaikan Walikota saat memimpin apel gabungan perdana usai libur Tahun Baru, Senin (5/1) di Lapangan Pemko Tebingtinggi Jalan Sutomo kota setempat.
Pantauan wartawan, tingkat kehadiran para abdi negara saat apel gabungan yang langsung dipimpin orang nomor satu di Pemko Tebingtinggi itu cukup tinggi walaupun banyak yang terlambat.
Dalam arahannya, Umar Zunaidi mengaku tidak akan memberikan toleransi bagi PNS yang terbukti menggunakan narkoba dan obat terlarang semacamnya.
"Kita akan langsung berikan sanksi mulai dari sanksi teringan, berat hingga pemecatan dan tidak ada ampun bagi dia." katanya.
Menurutnya, PNS harus bisa menjadi motor untuk melakukan gerakan pencegahan untuk narkotika, untuk itu PNS harus lebih bersih dulu dari pada masyarakat, dan untuk ini dirinya dalam waktu dekat akan melakukan tes urine terhadap seluruh anak buahnya mulai dari PNS hingga honorer yang ada dilingkungan Pemko Tebingtinggi.(del)
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.