Medan, 25/5 (Antara) - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Hasban Ritonga optimistis serapan anggaran APBD pada triwulan II 2015 bisa mencapai 50 persen.

"Serapan yang besar itu mengacu pada sudah semakin banyaknya  tender proyek  pada triwulan kedua," katanya di Medan, Senin.

Hasban yang didampingi Staf Ahli Bidang Hukum Ferlin Nainggolan dan Kepala Biro Aset dan Perlengkapan, Safuddin mengakui,   pada triwulan I, serapan anggaran masih di bawah target.

Namun, katanya, pada triwulan ke II ini serapan anggaran  cenderung naik karena sudah semakin banyaknya proyek yang mau dikerjakan.

"Target serapan anggaran pada triwulan ke dua memang sebesar 60 persen dan  Pemprov Sumut optimistis bisa merealisasikan paling tidak  mencapai 50 persen, katanya.

Dia menyebutkan, sejak Maret-Mei, Pemprov Sumut melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) sudah menenderkan 352 proyek senilai Rp792 miliar.

Proyek itu berasal dari semua SKPD Provinsi Sumut.

Pemprov Sumut sendiri  juga menargetkan bisa mengajukan Rancangan Perubahan APBD (RPAPBD) 2015 pada minggu ke tiga, Juni 2015 ke DPRD Sumut.

Sekda menegaskan, Pemprov Sumut merencanakan RPAPBD 2015 di arahkan pada pemenuhan kebutuhan yang belum ter"cover" dalam APBD Murni 2015.

"Tetapi tentunya  akan menyesuaikan dengan pendapatan Pemprov Sumut," katanya.

Dia menegaskan, PAPBD 2015 tetap berpatokan pada sasaran prioritas dalam APBD murni.

Sesuai arahan Gubernur Sumut, penyusunan RPAPBD 2015 akan melihat pada kebutuhan-kebutuhan mendesak masyarakat.

"Jadi diharapkan SKPD menyiapkan draf kegiatan untuk ditampung di RPAPBD sebaik mungkin dan mengacu pada RPJMD 2013-2018," ujar Hasban.

Kepala Regional 5 Otoritas Jasa Keuangan,  Ahmad Soekro Tratmono mengatakan, pengerjaan proyek termasuk pemerintah akan menggerakkan perekonomian.

"Makanya OJK juga berharap banyak pengerjaan proyek dilaksanakan," katanya. ***4***
(T.E016/B/B. Situmorang/B. Situmorang) 25-05-2015

Pewarta: Evalisa Siregar
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026