Kutalimbaru, 21/3 (Antarasumut) - Wakil Bupati Deliserdang Zainuddin Mars, Jumat, mengunjungi warga yang rumahnya rusak terkena angin puting beliung,
Angin puting beling yang terjadi, Kamis (19/3) sekitar pukul 15.00 WIB, melanda sedikitnya tiga kecamatan yakni Kecamatan Kutalimbaru, Pancur Batu dan Sunggal.
Kejadian tersebut mengakibatkan 23 rumah di Kutalimbaru terkena angin puting beliung dengan mengalami rusak total 1 rumah, rusak berat 8 rumah, rusak sedang 5 rumah, rusak ringan 9 rumah.
Sedang di Kecamatan Sunggal 11 rumah terkena angin puting beliung dengan rusak berat 6 rumah, rusak ringan 5 rumah.
Di Kecamatan Pancur Batu 22 rumah terkena puting beliung dengan rusak berat 8 rumah, rusak sedang 4 rumah dan rusak ringan 10 rumah.
Kunjungan yang dipusatkan di Desa Sawit Rejo Wabup H Zainuddin Mars bersama rombongan, selain beramah tamah dengan warga yang terkena musibah sekaligus menyerahkan bantuan tali asih dan sembako guna meringankan beban warga yang terkena musibah angin puting beliung.
Dalam kesempatan itu Zainuddin menyampaikan rasa prihatin atas bencana tersebut dan meminta warga harus tetap sabar dan tawaqal seraya berdoa semoga diberi kekuatan untuk mampu memulihkan kembali kondisi rumah.
Kepada warga diharapkan untuk saling tolong- menolong dan bergotong-royong memperbaiki rumah yang terkena musibah sehingga seluruh saudara-saudara kita yang saat ini terkena musibah angin puting beliung dapat segera kembali kerumah masing-masing dan kembali beraktivitas.
Selanjutnya Wabup beserta rombongan meninjau langsung sejumlah rumah yang terkena bencana puting beliung.
Camat Kutalimbaru Marzuki S.Sos bersama Muspika melaporkan bahwa sebelumnya pihaknya telah melakukan pertolongan turun langsung ketempat kejadian sekaligus mendirikan dapur umum disertai bantuan sembako serta pengadaan posko kesehatan.
"Untuk penanganan selanjutnya dilakukan secara koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Deliserdang," katanya.
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.