Samosir, Sumut, 20/2 (Antara) - Anggota DPRD Sumatera Utara, menekankan agar pemangku kepentingan dan masyarakat di wilayah kabupaten/kota untuk melakukan pembenahan pariwisata di daerah masing-masing termasuk objek wisata Samosir.

"Terutama untuk mempertahankan nilai budaya dan benda bersejarah peninggalan nenek moyang," ujar Zahir, legislator Sumatera Utara, saat melakukan kunjungan kerja di objek wisata Kabupaten Samosir, Jumat.

Zahir juga meminta agar infrastruktur diperhatikan supaya pengunjung merasa nyaman dan lebih cepat sampai di objek wisata, sehingga mereka bisa menikmati dan melihat objek-objek wisata yang ada.

Zahir meyakini ramainya jumlah pengunjung akan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat dan menumbuhkan motivasi perajin dan pedagang untuk berkarya.

"DPRD Sumut akan berjuang melalui rapat paripurna agar anggaran di provinsi untuk membenahi lokasi-lokasi objek wisata lebih diperhatikan," kata Zahir.

Sementara Ketua Komisi E DPRDSU, Ahmadani berpesan filosopi suku Batak "Dalihan Natolu" diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di wilayah Tapanuli, sebagai alat pemersatu dan memiliki nilai budaya yang tinggi.

"Berbuat sesuatu yang baik secara bersama dan damai, maka program akan sukses," kata Ahmadani. ***1***
(T.KR-WRS/C/Suparmono/Suparmono)

Pewarta: Waristo
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026