Samosir, Sumut, 9/12 (Antara) - Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, memberi pelatihan kepada perajin tenun di daerah ini untuk mengembangkan hasil karya.

"Sudah 20 perajin tenun kita latih di pusat sentra binaan di Desa Siopat Sosor Kecamatan Pangururan," sebut Kepala Bidang Penindustrian pada Diskoperindag Samosir, Sumitro Mardi Simbolon, Selasa.

Mereka berasal dari perajin di Desa Lumban Suhi-suhi Kecamatan Pangururan yang menjadi sentra penenunan ulos Batak, Desa Palipi di Kecamatan Palipi dan Desa Turpuk Limbong Kecamatan Sianjur Mula-mula, kata Sumitro.

"Untuk saat ini, peserta pelatihan membuka sentra kegiatan di tiga lokasi, dan diimbau untuk dikembangkan ke perajin lainnya," kata Sumitro.

Sumitro menegaskan, pemkab sangat mendukung pembentukan sentra-sentra baru dengan memberikan bantuan fasilitas berupa alat tenun bukan mesin.

Pemberian fasilitas ini kata Sumitro, pemkab mempergunakan dana APBD, Kementerian Perindustrian dan bekerja sama dengan BUMN dan BUMD melalui dana CSR.

Andik, seorang pelatih perajin tenun asal Bandung menjelaskan, peserta pelatihan telah menguasai cara menenun, hanya perlu dibimbing teknik pengembangan motif.

"Kami hanya mengarahkan mereka untuk mengembangkan ilmu yang dimiliki, karena pada dasarnya mereka bisa menenun," kata Andik. ***3***
Biqwanto
(T.KR-WRS/B/B. Situmorang/B. Situmorang)

Pewarta: Waristo
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026