"Dengan ditaburkannya bibit ikan lele ini, warga sekitar diharapkan tidak membuang sampah ke sungai lagi. Sebab, Sungai Putih telah dijadikan sebagai tempat pembudidayaan ikan lele dan dapat dipancing warga setelah besar nantinya," katanya usai melakukan penebaran ribuan bibit lele di Sungai Putih.
Penaburan bibit ikan lele ini dilakukan setelah warga sekitar menggelar gotong royong membersihkan kawasan di sekitar sungai.
Warga sekitar mengucapkan terima kasih atas penaburan bibit ikan lele tersebut, apalagi sebelumnya pihak kecamatan setempat juga telah menabur 400 ekor ikan lele yang sudah siap dipancing.
Warga sekitar diperkenankan untuk memancing ikan lele yang sudah siap pancing tersebut, dengan syarat harus terus menjaga kebersihan sungai dan melarang orang-orang tak bertanggung jawab membuang sampah ke dalam sungai.
Sebab, kondisi Sungai Putih saat ini tampak bersih dari sampah berkat gotong royong yang telah dilakukan selama ini.
Wali Kota mengapresiasi kegiatan bersih-bersih yang dilakukan masyarakat setempat, dengan harapan hal tersebut dapat terus menjadi kebiasaan dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan.
Ia juga berharap kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai dan ini hendaknya diikuti kecamatan lain di Medan untuk menjaga lingkungan sungai.
"Dengan begitu seluruh sungai yang ada di Kota Medan akan bersih dari sampah," katanya.
Sementara itu, Camat Medan Petisah Muhammad Yunus mengatakan, selain pembersihan bantaran sungai dan penebaran bibit lele, juga dirangkai dengan pembersihan tempat-tempat yang kemungkinan dapat menjadi sarang nyamuk.
"Apabila sungai bersih berarti populasi ikan lele yang disebar akan semakin banyak. Apalagi, sejak empat bulan lalu saya bersama warga, kepala lingkungan dan lurah bekerja sama menjaga kebersihan sungai," katanya.***3***
(T.KR-JRD/B/E.K. Sinoel/E.K. Sinoel)
Pewarta: Juraidi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.